TangerangNews.com

Tak Hanya Beri Santunan, BPJS Ketenagakerjaan Cimone Bantu Keluarga Peserta Bangkit Mandiri

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 4 September 2026 | 10:43 | Dibaca : 235


BPJS Ketenagakerjaan Cimone memberikan pendampingan kepada keluarga penerima manfaat melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA). (@TangerangNews / Redaksi)


TANGERANGNEWS.com— Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak berhenti ketika manfaat atau santunan diterima peserta dan keluarganya. 

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone juga menjalankan pendampingan untuk membantu penerima manfaat kembali produktif dan mandiri secara ekonomi.

Upaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 yang mengusung tema “Proaktif Melayani, Memberdayakan Secara Berkelanjutan dan Menciptakan Nilai yang Melampaui Perlindungan.”

Salah satu program yang dijalankan adalah Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA). 

Program ini ditujukan untuk mendorong ahli waris maupun penerima manfaat agar dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi setelah menghadapi masa sulit.

Salah satu penerima manfaat yang mengikuti program tersebut adalah Neneng Suryati. 

Setelah kehilangan suaminya yang merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan, Neneng menerima manfaat jaminan sosial dan memperoleh pendampingan untuk memulai usaha.

Saat ini, ia menjalankan usaha kue tradisional dan nasi uduk sebagai sumber penghidupan bagi keluarganya.

Produk usaha Neneng bersama sejumlah penerima manfaat Program PEKA lainnya turut dipamerkan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone dalam rangka peringatan Harpelnas 2026.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cimone Dessy Sriningsih mengatakan, manfaat perlindungan diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi keluarga peserta untuk melanjutkan kehidupan.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika peserta dan keluarganya menghadapi risiko, mereka tidak hanya mendapatkan perlindungan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bangkit, kembali produktif, dan mandiri,” ujarnya.

Selain pemberdayaan penerima manfaat, BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cimone juga menghadirkan pelayanan langsung kepada peserta. 

Dalam momentum Harpelnas, Dessy turut melayani peserta yang tengah mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT).

“Setiap peserta memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan pelayanan yang mudah, ramah, dan benar-benar membantu,” ujar Dessy.

Pelayanan tersebut menjadi bagian dari semangat Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan atau 3M yang diusung BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cimone juga berupaya menjangkau kelompok pekerja yang belum mendapatkan perlindungan melalui kegiatan BPJS Ketenagakerjaan Goes to Community dalam program Protection Goes to UMKM.

Kegiatan ini menyasar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dengan memberikan sosialisasi serta edukasi mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurut Dessy, pelaku UMKM juga menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitas usahanya sehingga membutuhkan perlindungan bagi diri dan keluarganya.

“Di balik setiap usaha kecil, ada keluarga yang menggantungkan masa depannya. Karena itu, kami ingin memastikan para pelaku UMKM juga memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko dalam bekerja,” katanya.

Ia mengatakan, masih terdapat pekerja khususnya dari sektor informal, yang belum terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. 

Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar cakupan perlindungan dapat semakin luas.

“Harpelnas bukan hanya tentang pelayanan terbaik hari ini, tetapi bagaimana kami terus membangun kepercayaan dan memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi pekerja dan keluarganya. Kami akan terus hadir untuk melayani, melindungi, dan memberdayakan,” tutup Dessy.