TangerangNews.com

Sekolah PJJ, Penyaluran MBG di Kabupaten Tangerang Dialihkan ke Ponpes dan Panti Asuhan

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 7 September 2026 | 12:23 | Dibaca : 112


Ilustrasi SPPG. (@TangerangNews / Istimewa)


‎TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 316 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang mengubah skema pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya, selama penerapan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

‎Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tangerang Priyo Basuki mengatakan penyaluran MBG akan dialihkan untuk dibagikan kepada warga sekitar, santri pondok pesantren dan panti asuhan.

‎Perubahan skema pendistribusian itu dimulai pada Senin, 7 September 2026 hingga kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah kembali dilakukan.

‎"Karena terlanjur pesan bahan baku jadi dialihkan untuk warga sekitar dan panti asuhan, juga agar relawan SPPG membawa pulang untuk dibagikan kepada sanak saudara dan tetangga," ujar Priyo, saat diwawancarai.

‎Selain itu, kata Priyo, pendistribusian untuk penerima manfaat lansia serta anak Balita, ibu menyusui dan ibu hamil atau 3B juga ikut dialihkan.

‎"Dialihkan juga, karena kita menimalisir hal yang tidak diinginkan," kata Priyo. 

‎Adapun, MBG yang diberikan terdiri dari dua jenis, ada yang berupa pembagian makanan siap santap dan bahan baku. 

‎"Jadi dibagi dua, ada yang masak sebagian ada yang berupa bahan baku," ucapnya.

‎Sebelumnya diberitakan, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang  secara resmi memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran dalam jaringan (Daring), untuk seluruh satuan pendidikan yang berada di wilayahnya. 

‎Kebijakan tersebut dilakukan lantaran masifnya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah di wilayah tersebut.

‎Kebijakan tersebut tertuang dalam SURAT EDARAN Dindik Kabupaten Tangerang NOMOR : 400.3.5/3759/IX/Disdik/2026.