TangerangNews.com

Faskes di Kabupaten Tangerang Siaga 24 Jam Antisipasi Penyakit Dampak Abu Vulkanik

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 8 September 2026 | 20:06 | Dibaca : 37


RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangkab.id / tangerangkab.id)


‎TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiagakan fasilitas kesehatan (askes) di wilayahnya selama 24 jam, untuk mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). 

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan penyiagaan Puskesmas dan RSUD ini dilakukan sebagai langkah mitigasi masyarakat yang terkena penyakit akibat sebaran abu vulkanik seperti ISPA, gatal-gatal, iritasi mata dan sebagainya.

‎"Fasilitas kesehatan semua harus stay 24 jam, apabila diperlukan. Untuk bisa ditangani apabila nanti ada masyarakat kita yang terkena penyakit itu kita siap untuk merespons dari sisi medisnya," ujarnya, saat Apel Kesiapsiagaan Bencana Erupsi Gunung Anak Krakatau, Selasa 8 September 2026.

‎Kegiatan apel kesiapsiagaan bencana bencana tersebut, diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, PMI, Dinkes serta relawan. 

‎Pasukan gabungan tersebut mengerahkan mobil tangki, ambulance, serta  watercannon untuk menyirami jalanan. 

‎Maesyal menjelaskan, selain menyiagakan faskes, pihaknya juga mengerahkan mobil tangki untuk membersihkan sebaran abu vulkanik GAK di jalanan Kabupaten Tangerang.

"Kita juga sudah melaksanakan penyiraman debu-debu yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang," jelasnya. 

‎Selain itu, kata Maesyal, pihaknya tengah mengkaji dan memantau kondisi erupsi GAK sebagai dasar untuk mengembalikan pembelajaran tatap muka siswa di Kabupaten Tangerang. 

‎"Jadi, kita lihat besok. Kalau besok misalkan aman, besok saya putuskan kembali untuk bisa mulai lagi proses belajar-mengajar secara fisik, datang lagi dan tidak libur lagi," tutur Maesyal.