TangerangNews.com

Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 September 2026 | 20:43 | Dibaca : 49


Gubernur Banten Andra Soni. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Andra Soni menyoroti adanya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Berdasarkan laporan di lapangan, Andra menyebut jumlah kasus ISPA yang dalam kondisi normal berkisar di angka 2.000 kasus melonjak drastis hingga dua kali lipat lebih.

"Kini mencapai sekitar 4.500 kasus," katanya, dikutip Kamis 10 September 2026.

Andra juga menerangkan bahwa erupsi sudah menurun. Namun, masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi dalam radius 3 Km serta wajib menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan.

"Berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat dilarang mendekati lokasi dan setiap keluar harus pakai masker," ungkapnya.

Kondisi ini juga mengharuskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) hingga Jumat, 11 September 2026.

Sebab, udara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini dinilai belum aman untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka.