TangerangNews.com

Gudang Pabrik Kain di Batuceper Tangerang Terbakar, 4 Jam 60 Personel Berjibaku dengan Api

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 13 September 2026 | 23:59 | Dibaca : 47


Kebakaran PT Strechline di wilayah Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada Minggu 13 September 2026, sore. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Kebakaran melanda sebuah area penyimpanan bahan baku kain milik PT Strechline di wilayah Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada Minggu 13 September 2026, sore.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat melakukan penanganan setelah menerima laporan kejadian sekitar pukul 16.53 WIB.

Pihaknya langsung mengerahkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian mengingat skala kebakaran yang cukup besar.

"Sebanyak 14 unit armada pemadam yang didukung oleh 60 personel dari Mako, UPT, dan pos pemadam dikerahkan memadamkan api," ujarnya.

Petugas sempat menemui tantangan dalam proses pengisian sumber air, namun kendala tersebut berhasil diatasi berkat bantuan pasokan air dari hidran perusahaan serta pengambilan air di area sekitar.

"Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih empat jam. Kita perlu waktu untuk pengisian sumber air," jelasnya.

Dalam upaya penanganan ini, BPBD juga mendapat dukungan penuh dari unsur TNI-Polri, PMI, relawan, serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang yang mengerahkan armada tangki air untuk membantu suplai air di lapangan.

Berdasarkan hasil penanganan sementara, area yang terdampak kebakaran mencakup sekitar 20 persen dari keseluruhan area perusahaan.

Lokasi yang terbakar merupakan bagian penempatan atau penyimpanan barang berupa bahan kain yang digunakan sebagai bahan pendukung produk perusahaan.

Mahdiar memastikan bahwa situasi di lokasi saat ini sudah cukup kondusif. Petugas fokus melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi sisa titik api yang berpotensi menyala kembali.

"Alhamdulillah sudah pendinginan. Tidak ada lagi sumber api yang masih besar dan lainnya sudah cukup kondusif. Mudah-mudahan satu sampai dua jam ke depan kita sudah pastikan sudah cukup aman dari sisi kebakaran ini sendiri," jelasnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti timbulnya kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian bersama dengan manajemen perusahaan.

Mengingat kondisi musim kemarau, Mahdiar turut mengimbau masyarakat dan para pengelola tempat usaha agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memeriksa instalasi kelistrikan, memastikan fasilitas penanganan awal kebakaran berfungsi dengan baik, serta segera melapor jika menemukan potensi bahaya.