TangerangNews.com

ESMOD Jakarta Tampilkan 26 Karya Mahasiswa di Senayan City Fashion Nation ke-20

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 19 September 2026 | 21:40 | Dibaca : 45


Karya mahasiswa naungan ESMOD Jakarta ikut tampil dalam gelaran Senayan City Fashion Nation edisi ke-20. (@TangerangNews / Redaksi)


TANGERANGNEWS.com- ESMOD Jakarta kembali tampil dalam ajang Senayan City Fashion Nation edisi ke-20 bertajuk ESMOD Jakarta–First Edit. Dalam peragaan tersebut, sebanyak 26 looks ditampilkan. 

Sebanyak 23 merupakan karya Women Ready-to-wear mahasiswa program intensif 1 Year Fashion Design and Pattern Making, sementara tiga lainnya berasal dari mahasiswa 3 Year Fashion Design Program dengan spesialisasi New Couture.

Karya-karya tersebut merupakan hasil dari proses kreatif mahasiswa selama menjalani perkuliahan. 

Masing-masing koleksi dikembangkan melalui tahapan pengembangan konsep, eksplorasi siluet dan material hingga penyempurnaan menjadi koleksi dengan karakter tersendiri.

Deputy Director of Academic Programs ESMOD Jakarta Guillaume Oger mengatakan, First Edit memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membawa karya tugas akhir mereka ke hadapan publik sekaligus mendapatkan pengalaman dalam konteks industri.

“Setiap mahasiswa memiliki proses dan pendekatan yang berbeda dalam mengembangkan koleksinya. Melalui pengalaman seperti ini, mereka dapat belajar bagaimana sebuah karya dipersiapkan dan dipresentasikan dalam konteks profesional,” ujar Guillaume.

Dalam rangkaian ESMOD Jakarta–First Edit, tiga penghargaan juga diberikan kepada mahasiswa.

Nicholas Cielo Yusap meraih Best Fashion Design, sedangkan Octavyani mendapatkan dua penghargaan, yakni Best Pattern Making serta Coup De Cœur Du Jury atau Special Jury Award.

Keterlibatan mahasiswa dengan industri menjadi salah satu bagian dari proses pembelajaran di ESMOD Jakarta. 

Selain kegiatan perkuliahan, mahasiswa mendapat kesempatan mengikuti berbagai proyek, kolaborasi dan kegiatan bersama mitra dari industri fashion dan lifestyle.

Pengalaman tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan keterampilan yang diperoleh selama belajar sekaligus memahami proses kreatif dalam lingkungan profesional.

Sebelum tampil di Senayan City, koleksi mahasiswa terlebih dahulu dipresentasikan di hadapan juri eksternal yang berasal dari kalangan profesional industri fashion melalui ESMOD Jakarta Jury Day pada 12 Agustus 2026.

Sesi tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran dengan memberikan masukan terhadap koleksi, konsep hingga pengembangan bisnis yang dilakukan para mahasiswa.

Di sisi lain, Fashion Creative Director & Founder Albert Yanuar Bride & Boutique sekaligus alumni ESMOD Jakarta Albert Yanuar melihat adanya potensi dari karya yang dipresentasikan oleh para mahasiswa naungan ESMOD Jakarta.

“Koleksi yang dihasilkan sangat baik, termasuk pengembangan ide bisnis baru yang menurut saya sangat impresif. Mereka mampu membangun storytelling yang kuat dan menunjukkan kemampuan untuk mengembangkan koleksi dengan beragam pendekatan,” bebernya. 

Founder and Designer Studio Jeje Angelita Nurhad menilai sejumlah mahasiswa tidak hanya mengembangkan aspek desain, tetapi juga memperhatikan sisi bisnis dan branding dalam koleksi mereka.

“Banyak koleksi dengan konsep yang menarik. Saya juga menyukai bagaimana mereka mempresentasikan karya secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi desain, tetapi juga bisnis dan branding. Beberapa di antaranya sudah terlihat siap untuk membawa karyanya ke pasar, jadi kita tunggu kehadiran mereka di industri,” ungkapnya. 

Melalui ESMOD Jakarta–First Edit, mahasiswa mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya sekaligus perspektif kreatif mereka kepada publik.