TangerangNews.com

Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 September 2026 | 19:09 | Dibaca : 70


Gudang telur yang terbakar akibar api pembakaran sampah di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Akibat kelalaian membakar sampah, sebuah bangunan gudang telur milik Rahmat di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar pada Senin 21 September 2026, dini hari.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga ke dinas pemadam kebakaran Tangsel pada pukul 03.11 WIB. Petugas yang bergerak cepat tiba di lokasi sekitar pukul 03.25 WIB dan langsung melakukan penanganan.

Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel Omay Komarudin membenarkan insiden tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pemicu utama kebakaran bersumber dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.

"Penyebab kebakaran dipicu dari bekas pembakaran sampah yang lokasinya berdekatan dengan area bangunan. Api diduga merembet dan membesar hingga membakar gudang telur tersebut," ujarnya.

Untuk memadamkan kobaran api, Damkar Kota Tangsel mengerahkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran beserta 12 personel ke lokasi kejadian.

Petugas sempat menghadapi kendala teknis akibat keterbatasan peralatan pendukung seperti alat penerangan (senter), alat bantu pernapasan (Self-Contained Breathing Apparatus/SCBA), serta alat komunikasi (HT). Namun api akhirnya berhasil dikendalikan.

"Api berhasil kita padamkan secara total sekitar pukul 04.30 WIB. Area terdampak diperkirakan seluas kurang lebih 30 meter persegi dari total luas lokasi sekitar 500 meter persegi," jelasnya.

Omay memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, pemilik bangunan diperkirakan mengalami kerugian materi hingga puluhan juta rupiah.

"Tidak ada korban jiwa. Taksiran kerugian akibat insiden ini mencapai Rp40 juta," tambah Omay.

Atas kejadian ini, Omay imbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak sembarangan membakar sampah, terutama di area pemukiman padat atau dekat dengan bangunan yang mudah terbakar, guna mengantisipasi kejadian serupa.