TangerangNews.com

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36 | Dibaca : 70


PLN UID Banten menggelar kegiatan Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) (@TangerangNews / Redaksi)


TANGERANGNEWS.com— PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi kondisi darurat lingkungan.

Kegiatan tersebut melibatkan Tim Tanggap Darurat serta pegawai yang memiliki peran dalam penanganan keadaan darurat di lingkungan kerja PLN UID Banten. 

Simulasi menjadi bagian dari penguatan budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan atau safety awareness bagi pegawai maupun mitra kerja.

Dalam latihan tersebut, peserta menghadapi skenario tumpahan limbah oli B3 di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 yang berpotensi mencemari area kerja hingga saluran drainase apabila tidak segera ditangani.

Peserta kemudian mempraktikkan berbagai tahapan penanganan, mulai dari identifikasi kejadian, pengamanan lokasi, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pengendalian tumpahan menggunakan spill kit, pembersihan area, hingga pelaporan kejadian.

General Manager PLN UID Banten mengatakan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat perlu dibangun melalui latihan dan kebiasaan dalam setiap aktivitas operasional.

"Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan setiap petugas memahami apa yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat. Dengan begitu, jika sewaktu-waktu terjadi potensi bahaya, tim sudah tahu bagaimana bertindak dengan cepat dan tepat," ujar General Manager PLN UID Banten.

Selama simulasi berlangsung, peserta bekerja sama mengisolasi area terdampak, mencegah potensi pencemaran, serta memastikan limbah ditangani sesuai prosedur yang berlaku.

Selain menguji kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi untuk melihat kesiapan personel dan efektivitas prosedur penanganan keadaan darurat.

PLN UID Banten menyatakan penguatan budaya K3L akan terus dilakukan melalui peningkatan kompetensi, edukasi, serta pelatihan secara berkala guna mendukung operasional kelistrikan yang aman dan andal bagi masyarakat.