TangerangNews.com

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12 | Dibaca : 77


Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

Saat ini, Bandara Soetta tidak melayani penerbangan langsung dengan tujuan Riyadh. Meski demikian, terdapat penumpang yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Riyadh melalui Dubai dengan penerbangan transit.

"Sehubungan dengan perkembangan situasi tersebut, penerbangan lanjutan dari Dubai menuju Riyadh maupun Jeddah mengalami pembatalan sehingga berdampak pada perjalanan penumpang yang menggunakan rute tersebut,"  kata Yudistiawan, Asst. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta dikutip Senin 12 Oktober 2026.

Sebagai bentuk pelayanan kepada penumpang yang terdampak, Bandara Soetta mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA).

"Dukungan yang diberikan meliputi penyediaan makanan ringan dan minuman, serta tempat beristirahat sementara bagi penumpang di employee lounge Terminal 3," ungkap pria yang akrab disapa Yudis tersebut.

Menurutnya, Bandara Soetta terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan operasional penerbangan tetap berjalan dengan baik.

Keselamatan dan keamanan penerbangan serta kenyamanan pengguna jasa senantiasa menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan operasional.

"Calon penumpang diimbau untuk memeriksa informasi dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara," terang Yudis.

Informasi mengenai layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172.

Untuk diketahui, situasi di Riyadh memanas setelah serangan kelompok Houthi menghantam Bandara Internasional King Khalid pada Minggu 11 Oktober 2026 sore waktu setempat. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan 11 lainnya luka-luka.

Serangan ini terjadi hanya berselang sehari dari aksi serupa di bandara yang sama yang memakan korban jiwa sebanyak 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang.