TangerangNews.com

Trade Expo Indonesia 2026 Targetkan Transaksi 17,5 Miliar Dolar AS, UMKM Banten Didorong Pikat Pasar Global

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 | Dibaca : 60


Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah saat meninjau Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 Tahun 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 Tahun 2026 yang diselenggarakan di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, menargetkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai 17,5 miliar dolar AS.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk memanfaatkan momen tersebut untuk memperluas akses pasar hingga menembus skala global atau ekspor.

TEI 2026 yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 18 Oktober 2026 ini menghadirkan beragam produk unggulan nasional, mulai dari sektor makanan dan minuman, produk pertanian, manufaktur, fesyen, furnitur, dekorasi rumah, hingga penawaran kawasan industri bagi para calon investor.

“Kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan di Provinsi Banten. Sebagai tuan rumah, kita harus mengambil peran penting dalam memanfaatkan momentum ini,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah usai menghadiri pembukaan pameran berskala internasional itu pada Rabu 14 Oktober 2026.

Ia menegaskan Pemprov Banten berkomitmen mendukung penuh pelaku UMKM agar dapat naik kelas melalui pendekatan program yang terintegrasi.

"Jadi pasarnya tidak hanya mencakup regional atau nasional, tetapi juga merambah pasar ekspor internasional," kata Dimyati.

​Menurut Dimyati, TEI 2026 mendapat antusiasme yang tinggi dari pembeli dan penjual lintas daerah hingga mancanegara. Dengan cakupan yang luas, nilai transaksi yang ditargetkan pemerintah pun terus meningkat setiap tahunnya.

​“Artinya, kegiatan ini sangat strategis dan efek penggandanya (multiplier effect) sangat besar, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Banten,” tuturnya.

 

​Sementara itu, Kepala Disperindag Provinsi Banten Iwan Hermawan menjelaskan pihaknya turut mengikutsertakan sejumlah produk unggulan UMKM Banten pada TEI 2026.

 

Produk-produk tersebut berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Kota Tangerang dan Kota Cilegon, yang meliputi sektor fesyen, makanan khas, hingga kerajinan.

 

​“Melalui kegiatan ini, kami berharap produk yang mereka pasarkan bisa lebih dikenal secara luas,” kata Iwan.

 

​Iwan memaparkan, para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam TEI 2026 merupakan hasil binaan berkelanjutan dari Disperindag Banten.

 

Pembinaan tersebut mencakup pendampingan peningkatan kualitas produk, perbaikan kemasan, hingga strategi pemasaran.

 

​“Kami juga menyelenggarakan klinik bimbingan (coaching clinic) bagi pelaku UMKM mengenai cara memperluas pasar hingga ke tahap ekspor, sampai akhirnya mereka siap kami libatkan dalam pameran bertaraf internasional ini,” pungkasnya.