TangerangNews.com

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44 | Dibaca : 82


Siswa-siswi SD Negeri Pulo Panjang 2 dengan antusias mengikuti peresmian program Bridge Banten. (@TangerangNews / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com- Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

Bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harfa melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN menyerahkan bantuan fasilitas pendidikan kepada sekolah tersebut pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pulau Panjang dikelilingi laut dan masyarakatnya mengandalkan transportasi laut melalui Dermaga Grenyang untuk menuju daratan. 

Kondisi itu membuat keberadaan sarana pendidikan di pulau menjadi penting bagi anak-anak untuk mendapatkan akses belajar dan mengembangkan kemampuan.

Salah satu fasilitas yang diberikan PLN adalah tiga saung taman baca. Ruang tersebut diharapkan dapat menjadi tempat siswa membaca di luar suasana kelas sekaligus menumbuhkan kebiasaan literasi.

Selain fasilitas literasi, sekolah juga menerima perlengkapan olahraga berupa peralatan voli, bulu tangkis, sepak takraw, futsal, dan tenis meja. 

Sarana tersebut dapat digunakan siswa untuk beraktivitas sekaligus melatih ketangkasan dan kerja sama.

Kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi turut diperkuat dengan bantuan laptop, mikrofon nirkabel, dan perangkat tata suara atau sound system. 

Perangkat tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pembelajaran maupun aktivitas sekolah lainnya.

Kepala SD Negeri Pulo Panjang 2, Fatimah, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, tambahan fasilitas memberikan lebih banyak pilihan kegiatan bagi para siswa.

"Kami senang sekali. Anak-anak sekarang punya tempat membaca yang nyaman dan lebih banyak kegiatan di sekolah. Mudah-mudahan mereka jadi semakin semangat belajar," ungkap Fatimah.

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas turut mengapresiasi dukungan PLN UID Banten terhadap sarana pendidikan di wilayah Pulau Panjang. 

Ia menilai kolaborasi pemerintah daerah dan PLN dapat membantu memperluas dukungan pendidikan hingga wilayah kepulauan.

"Kami ingin anak-anak di Pulau Panjang mendapat kesempatan belajar yang sama baiknya. Terima kasih kepada PLN yang sudah ikut membantu sekolah ini. Semoga fasilitasnya terus dimanfaatkan dan membawa manfaat bagi anak-anak," ungkap Najib.

General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas secara berkelanjutan. 

Menurutnya, keberadaan saung baca, perlengkapan olahraga, maupun perangkat digital akan memberikan manfaat apabila digunakan secara aktif oleh siswa dan guru.

"Kami berharap semua fasilitas ini dipakai setiap hari, bukan hanya saat diserahkan. Yang paling penting, anak-anak dan guru benar-benar merasakan manfaatnya," ungkap Tonny.

Ia mengatakan dukungan terhadap pendidikan perlu diberikan kepada seluruh anak, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan.

"Anak-anak di Pulau Panjang punya mimpi yang sama besarnya dengan anak-anak di kota. Kami ingin mereka juga punya kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan mereka," ungkap Tonny.

Program Bridge Banten menjadi bagian dari tanggung jawab sosial PLN UID Banten dalam mendukung pendidikan masyarakat. 

Bantuan tersebut mencakup kebutuhan literasi, olahraga, hingga perangkat pembelajaran digital yang dapat digunakan sekolah dalam kegiatan sehari-hari.