TangerangNews.com

KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:55 | Dibaca : 100


Kondisi KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), terbalik pascainsiden kebakaran, di Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa 20 Oktober 2026. (Istimewa / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Perkembangan terbaru mengenai insiden kebakaran KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pada Selasa 20 Oktober 2026, kemarin memasuki babak baru.

Setelah api padam, kapal penumpang tersebut dilaporkan terbalik di jalur pelayaran Pelabuhan Merak, Cilegon, pada Rabu 21 Oktober 2026, sekitar pukul 21.00 WIB.

Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengonfirmasi bahwa peristiwa terbaliknya KMP Batumandi diduga kuat dipicu oleh ketidakstabilan badan kapal pascaproses pemadaman api.

"Sekitar pukul 21.00 WIB, posisi buritan kapal terlihat semakin tenggelam hingga kapal miring ke arah kiri dan akhirnya terbalik. Lokasi kejadian berada pada koordinat 5° 56' 620" LS – 105° 59' 548" BT," terang Maruli, Kamis 22 Oktober 2026.

 

Olah TKP Tertunda

Maruli menjelaskan bahwa tim penyidik Ditpolairud Polda Banten sebelumnya belum sempat menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di atas kapal.

Hal tersebut disebabkan oleh kondisi material dan suhu badan kapal yang masih sangat panas pascakebakaran.

"Suhu badan kapal serta partikel di dalamnya masih cukup panas. Jika olah TKP dipaksakan, tentu berpotensi membahayakan keselamatan para petugas," paparnya.

Saat insiden terbalik terjadi, kapal patroli polisi KP. XXIII-2013 sedang bersiaga melakukan pengamanan di sekitar perairan Merak.

 

Upaya Pengapungan Kapal

Guna mencegah gangguan pada alur pelayaran di Pelabuhan Merak, Polda Banten bergerak cepat berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak.

Pihak kepolisian juga bergandengan tangan dengan PT ASDP Indonesia Ferry dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk menyusun rencana pengapungan kembali (refloating) bangkai KMP Batumandi.

Sementara itu, untuk mengungkap penyebab awal kebakaran hingga terbaliknya kapal, penyidik Polda Banten telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lapangan.

"Polda Banten telah meminta keterangan dari sejumlah penumpang kapal serta para sopir yang berada di KMP Batumandi guna kepentingan penyelidikan," pungkas Maruli.