TangerangNews.com

Siti Rohaya PMI Asal Sepatan Diduga Disiksa Majikannya di Malaysia, Keluarga Minta Bantuan Presiden

Muhamad Yusri Hidayat | Senin, 2 November 2026 | 22:28 | Dibaca : 154


Kartim, ayah Siti Rohaya asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, meminta tolong kepada Presiden agar anaknya bisa dipulangkan usai menjadi korban penyiksaan majikan. (TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya di Malaysia. 

‎Orang tua korban, Kartim mengatakan, dirinya pertama kali mengetahui peristiwa tersebut saat petugas Polsek Sepatan mendatangi rumahnya dan memberitahu informasi bahwa anaknya tengah dirawat intensif akibat dugaan penganiayaan oleh majikannya. 

‎"Mereka ngasih tahu kalau anak saya dirawat di Malaysia," ujar Kartim saat diwawancarai Tangerangnews, Senin 2 November 2026.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Kartim langsung menghubungi mantan istrinya untuk mengonfirmasi kabar tersebut, lantaran dirinya tidak mengetahui keberangkatan sang anak ke Malaysia. 

‎Lebih lanjut, Kartim menjelaskan, putrinya mengalami luka bakar di sekujur tubuh yang diduga akibat disiram air keras.

‎"Luka kalau sekujur badan. Katanya terbakar sama air keras atau apa saya tidak tahu," jelasnya.

‎Kartim mengungkapkan, saat ini Kepolisian Malaysia telah mengamankan sebanyak 6 orang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Siti Rohaya.

‎"Katanya udah ketangkep, ada enam orang. Sekarang nih anak saya kan mau dibawa ke pengadilan," jelas Kartim. 

‎Ia berharap, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dapat segara memberikan bantuan untuk memulangkan anaknya.

‎"Saya minta tolong ke Bapak Presiden agar membantu kepulangan anak saya, karena saya khawatir," harapnya.