TangerangNews.com

Kebakaran Hebat Landa Pabrik Kipas di Pasar Kemis Tangerag, Karyawan Berhamburan

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 6 November 2026 | 14:53 | Dibaca : 236


Kebakaran melanda sebuah pabrik produksi kipas angin PT Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 6 November 2026. (TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)


‎TANGERANGNEWS.com-Kebakaran melanda sebuah pabrik produksi kipas angin PT Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 6 November 2026.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, satu unit bangunan roboh akibat dilalap si jago merah. Tampak juga para karyawan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. 

‎Selain itu, kepulan asap membumbung tinggi hingga terlihat dari jarak sejauh 5 kilometer di sekitar kolong Tol Bitung. 

‎Terlihat, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang berjibaku memadamkan api. 

‎Komandan Pos Damkar Pasar Kemis BPBD Kabupaten Tangerang Amirudin mengatakan pihaknya pertama kali menerima laporan terjadinya kebakaran pada pukul 11.15 WIB.

Namun, hingga pukul 14.00 WIB atau sekitar 2,5 jam sejak terjadinya kebakaran, api masih belum dapat dipadamkan. 

‎"Sejauh ini kita penanganan berjalan hampir 2 jam setengah. Kalau untuk titik awal nyala api, berdasarkan informasi keamanan perusahaan, berada di tempat penyimpanan baling-baling kipas angin yang berada di lantai dua," ujarnya.

‎Ia menyebut, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak 8 unit armada kebakaran serta 50 personel untuk memadamkan api. 

‎"Kalau untuk area, hanya ruang lingkup satu perusahaan PT Desen Nusantara Anugerah," sebutnya. 

Banyaknya bahan mudah terbakar yang berada di dalam pabrik menyebabkan api merambat dengan cepat dan membuat proses pemadaman menjadi terhambat. 

‎"Untuk kesulitan kita dalam penanganan, jauh dari sumber air dan tiupan angin yang begitu kencang," ungkap Amirudin.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Tangerang masih belum dapat memperkirakan penyebab pasti kebakaran tersebut.