TangerangNews.com

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 November 2026 | 23:32 | Dibaca : 323


Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau langsung pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang. (TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang, dekat kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Jumat 6 November 2026.

Menko AHY menegaskan bahwa penanganan banjir di Kali Perancis beserta anak sungainya merupakan prioritas penting.

Upaya ini dilakukan untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga operasional vital Bandara Soekarno-Hatta tetap berjalan normal.

"Masalah banjir ini kerap terjadi, terutama yang sangat diwaspadai pada bulan Januari dan Februari," ujarnya di lokasi peninjauan.

AHY menjelaskan, aliran Kali Perancis di Kota Tangerang bersinggungan langsung dengan wilayah tetangga seperti Kabupaten Tangerang dan DKI Jakarta.

Karena itu, ia mendorong koordinasi intensif antardinas dan lintas daerah agar eksekusi mitigasi banjir berjalan maksimal.

Di tempat yang sama, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya penanganan banjir secara terintegrasi dan kolaboratif.

Ia menyebut akses jalan tol menuju bandara kerap tergenang setiap musim hujan sehingga tidak bisa ditangani secara parsial.

“Ini dalam rangka mengantisipasi kejadian berulang setiap tahun terkait banjir di sekitar jalan tol menuju bandara. Oleh karena itu, Pak Menteri berkesempatan untuk meninjau secara langsung hal-hal yang sudah dan akan dikerjakan,” ungkap Andra Soni.

Andra menambahkan, Pemprov Banten dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Banten guna memantapkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca.

“ni perlu dilakukan karena kita sudah lama berada di masa kemarau. Oleh sebab itu, potensi-potensi kebencanaan yang disampaikan oleh BMKG, salah satunya banjir dan longsor, harus kita antisipasi dan mitigasi,” tegasnya.