Connect With Us

Atut Dukung Pemkot Tangsel Tutup Jalan Serpong

| Kamis, 26 Mei 2011 | 16:12

Tampak kemacetan di Jalan Raya Serpong. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG- Pemerintah Provinsi Banten melalui Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah mendukung kebijakan Pemkot Tangsel yang melarang truk melintas di Jalan Raya Serpong pada Jumat 27 Mei 2011. Karena, menurut Atut, itu akan merugikan masyarakat di Tangsel khususnya.

"Saya minta kepada para pengguna jalan untuk kesadarannya. Jika jalan itu kapasitasnya hanya 10 ton, ya jangan dilewati truk yang beratnya lebih dari 30 apalagi sampai 40 ton. Jalan jadi cepat rusak," ucapnya, di kawasan Lippo Karawaci.

Atut sendiri menyerahkan sepenuhnya kewenangan pelarangan tersebut kepada Airin Rachmi Diany, selaku Wali Kota Tangsel. "Karena sekarang sudah otonom, biar daerah yang mengurus sendiri wilayahnya. Jika itu dianggap baik bagi warga Tangsel, ya saya dukung," ucapnya. Sama dengan Airin, Atut juga mengaku tidak pernah mendapat surat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ketika akan melakukan pelarangan truk masuk dalam kota pada pukul 05.00-22.00 WIB.
 
Sementara itu, Pemkot Tangsel sendiri hingga kini masih bingung karena ketiadaan alat pengukur beban truk –truk bertonase besar agar tidak lolos dari Jalan Raya Serpong. Padahal alat tersebu dibutuhkan untuk melakukan penindakan truk-truk yang melintas di Jalan Raya Serpong. 

    "Dishub Tangsel belum punya alat timbang portabel," ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Wijaya Kusuma. Tetapi, lanjutnya, pihaknya akan menimbang dengan cara manual. (DRA)

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill