Connect With Us

Pelaku Pemotong Kelamin Dipersilahkan Lapor Soal Pemerkosaan

| Kamis, 23 Mei 2013 | 18:38

Muhyi korban kelamin dipotong. (tangerangnews / rist)

TANGERANG-NN, 22, pelaku pemotong kelamin Abdul Muhyi,22, dipersilahkan untuk melaporkan peristiwa pemerkosaan jika memang merasa ada paksaan dari Abdul Muhyi dalam hubungan intim yang terjadi sebelum peristiwa tersebut.

Itu dikatakan Kapolsek Metro Pamulang Kompol M Nasir ketika dihubungi, Kamis (23/05).  Menurut Kapolsek, sehari setelah polisi berhasil menangkap pelaku. Pihak keluarga NN bertemu dengan keluarga Abdul Muhyi di RSUD Kota Tangsel.
 
“Namun, apa yang telah dibicarakan, kami tidak tahu. Tetapi yang jelas belum ada laporan dari NN tentang pemerkosaan tersebut. Kita prinsipnya siap jika itu (pemerkosaan) akan dilaporkan,” tegas Kapolsek.
 
NN,  sendiri dikenal anak seorang tokoh agama di  tempat tinggalnya di Jalan Raya Kosambi Cengklong, RT 2/5 Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
 
“Ya keluarganya memang orang berada, dia anak seorang tokoh agama. NN juga merupakan lulusan pesantren di dekat tempat tinggalnya,” ujar Kapolsek. 
 
Kapolsek mengakui, pihaknya  sempat mengalami kesulitan saat akan melakukan penangkapan NN, pada Senin (20/5).
 
Pasalnya banyak anggota keluarga yang melindunginya. “Kondisinya memang sulit, dia juga anak keluarga yang dipandang di sana. Tapi setelah kita koordinasi Polsek Teluk Naga, baru berhasil kita tangkap tersangka,” paparnya.
 
Ditanya apakah tersangka akan dilakukan pemeriksaan jiwa, Kapolsek mengatakan tidak, karena motif NN memotong kelamin korban murni karena sakit hati. “Dia tidak ada gangguan jiwa,” ujarnya. (DRA)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill