Rabu, 15 Juli 2026

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau MPLS perdana di SMKN 12 Kota Tangerang pada Senin 13 Juli 2026.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. 

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, evaluasi akan mencakup sejumlah program keahlian, termasuk akuntansi dan administrasi perkantoran, yang dinilai perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

"Kita akan mengevaluasi program-program keahlian agar selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi, sehingga lulusan SMK memiliki daya saing yang lebih baik," kata Andra dikutip dari Antara, Rabu 15 Juli 2026.

Menurut Andra, penyesuaian program keahlian menjadi penting agar pendidikan vokasi mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berubah. 

Pemerintah Provinsi Banten juga mendorong sekolah-sekolah kejuruan untuk menghadirkan jurusan yang memiliki prospek kerja lebih luas.

Andra yang juga tengah meninjau kegiatan MPLS SMKN 12 Kota Tangerang menjelaskan, sekolah tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Ciledug, Larangan, Karang Tengah, dan sekitarnya yang selama ini masih kekurangan sekolah menengah kejuruan negeri.

SMK yang mulai dibangun sejak 2025 atas usulan masyarakat itu diharapkan dapat menampung siswa yang sebelumnya harus bersekolah ke daerah lain, termasuk ke SMKN 2 Kota Tangerang Selatan.

Saat ini, SMKN 12 Kota Tangerang memiliki dua program keahlian, yakni Bisnis Digital dan Manajemen Logistik. 

Menurut Andra, kedua jurusan tersebut dipilih karena dinilai sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di wilayah Tangerang yang berkembang sebagai kawasan industri dan penyangga Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Khususnya di kawasan Tangerang yang dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta didukung kawasan industri," ujarnya.

Meski demikian, Andra mengakui pembangunan sekolah tersebut belum sepenuhnya rampung. 

Pemerintah Provinsi Banten akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk melanjutkan pembangunan sekaligus menambah ruang belajar guna meningkatkan daya tampung siswa pada tahun-tahun mendatang.

Tags Artificial Intelligence Pendidikan Banten Sekolah di Banten SMK di Banten Teknologi AI