Selasa, 31 Maret 2026

Penumpang Periode Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Capai 3,14 Juta

Penumpang periode Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang berhasil mencatatkan kinerja operasional yang sangat positif sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

Berdasarkan data kumulatif, bandara ini telah melayani sebanyak 3.142.236 penumpang, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,7% jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun sebelumnya.

"Pencapaian ini sekaligus menandai tingkat pemulihan yang luar biasa sebesar 123% dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi pada tahun 2019," General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi, Selasa 31 Maret 2026.

Selain lonjakan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan sebesar 7,3% secara year-on-year dengan total mencapai 20.629 penerbangan.

Realisasi angka-angka tersebut mencerminkan optimalnya pemanfaatan kapasitas penerbangan yang ada, di mana penggunaan jadwal harian mencapai sekitar 90% dari total kapasitas yang tersedia selama periode mudik dan balik.

Tingginya mobilitas masyarakat terlihat jelas dari statistik harian, di mana puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau tepatnya tanggal 18 Maret 2026 dengan melayani 1.229 penerbangan dan 191.260 penumpang.

"Sementara itu, lonjakan tertinggi pada arus balik tercatat pada H+7 atau tanggal 29 Maret 2026 yang mencapai 1.215 penerbangan dengan total penumpang sebanyak 205.828 orang," tambah Heru Karyadi.

Selama periode ini, pergerakan masyarakat masih didominasi oleh rute-rute domestik utama menuju kota-kota besar seperti Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Kualanamu, dan Makassar.

Dominasi rute-rute favorit tersebut menggambarkan betapa kuatnya arus perjalanan masyarakat yang menuju ke berbagai destinasi wisata maupun kampung halaman.

Heru Karyadi mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan operasional yang berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali di tengah tingginya trafik.

Ia menekankan bahwa pertumbuhan signifikan pada jumlah penumpang dan penerbangan ini adalah bukti nyata dari meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi udara.

"Kesuksesan ini merupakan hasil dari sinergi yang solid antara berbagai pihak yang berkolaborasi menjaga standar keselamatan dan kenyamanan. Ke depannya, manajemen berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat keandalan operasional sebagai gerbang utama penerbangan Indonesia," ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.

Tags