Sabtu, 18 Mei 2024

Bandara Soekarno - Hatta Minim Pengamanan

Penumpukan penumpukan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.(tangerangnews / dira)


TANGERANG-Jumlah petugas keamanan dari unsur TNI/Polri, yang menjaga Bandara Internasional Soekarno - Hatta, Selasa (27/3) tidak sebanyak yang dikatakan pihak manajemen PT Angkasa Pura (AP) II, yang katanya mencapai ribuan orang. Petugas keamanan hanya menjaga di sejumlah titik dengan jumlah sedikit.

Pantauan Koran Sindo  di Bandara Soekarno - Hatta, saat berlangsungnya aksi demo besar-besaran di Jakarta, Selasa (27/3). Sehari sebelumnya, pihak Angkasa Pura II memang sempat melakukan show of force (unjuk kekuatan), dengan menghadirkan ribuan TNI/Polri, sebagai upaya pengamanan Bandara Soekarno - Hatta.

Tapi pada realitanya, hanya ada puluhan aparat polisi yang dikerahkan untuk menjaga di sejumlah titik.

Bahkan beberapa pintu masuk tidak dijaga secara berlebihan. Hanya terlihat beberapa polisi yang menjaga, tanpa dipersenjatai. Merekapun terlihat santai, duduk sambil berteduh di bawah rindangnya pohon. Misalnya di pintu utama dari tol Sedyatmo, cuma sekitar lima orang polisi yang duduk santai. Begitu juga di pintu M1, hampir tidak kelihatan adanya polisi yang menjaga. Karena mereka berteduh di bawah pohon rindang.

"Katanya ada ribuan petugas keamanan, tapi kok tidak ada ya. Kalau diserbu para demonstran bisa jebol bandara ini," ucap Ujang, tukang ojek di pintu M1.

Sementara itu menurut Iptu Agustri, Kasubag Humas Polres Bandara Soekarno - Hatta, ada sekitar 1.100 orang personil TNI/Polri yang berjaga pada Selasa kemarin. "Mereka tidak secara mencolok menjaga, mereka dalam posisi siap siaga jika dibutuhkan," ucapnya.

Sepanjang situasi dianggap aman, maka tidak ada pengerahan petugas keamanan yang berlebihan. "Jangan menimbulkan ketakutan kepada masyarakat. Tapi kami selalu siaga jika ada aksi demo," ucapnya.

Hari Cahyono, Corporate Secretary PT AP II, mengatakan pihaknya siap menerjunkan ribuan personil TNI/Polri untuk mengamankan objek vital itu. "Kami sudah bekerjasama dengan pihak keamanan TNI/Polri, untuk mengamankan bandara, jika ada pihak-pihak yang ingin mengganggu aktivitas di sini," ucapnya.
 
Sementara itu Sudaryanto, Senior General Manager PT AP II Bandara Soekarno - Hatta, mengatakan dari 12 bandara yang dikelola AP II, penetrasi peningkatan kesiagaan dan keamanan terbesar yang dilakukan pemerintah ada di Bandara Soekarno - Hatta. "Kami sudah berkoordinasi dengan Kodam Jaya dan Polres Bandara. Personel keamanan yang kami miliki juga turut dilibatkan," ucapnya.
 
Menurut Sudaryanto, jumlah personel keamanan gabungan yang diturunkan pemerintah di kawasan Bandara Soekarno - Hatta lebih dari 1.000 personel. Pasukan gabungan tersebut terdiri dari dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) personel TNI AD, empat kompi personel Paskhas AU, tiga SSK Brimob Polda Metro Jaya, satu SSK Sabhara Polda Metro Jaya berikut Polantas dan Pasukan Patroli Sepeda Motor (Patmor).

Para personel gabungan ini disebar di titik-titik strategis untuk memperkuat personel keamanan bandara yang memang sudah ada sebelumnya. "Jadi, kalau ditotal secara keseluruhan, jumlah personel gabungan TNI/Polri serta aparat keamanan bandara, jumlahnya ada sekitar 2.000 personel," ucapnya. (DRA)
Tags