Kamis, 15 Januari 2026

BMKG Peringatkan Daerah Ini Diguyur Hujan hingga 19 Januari, Termasuk Banten

Ilustrasi hujan angin.(Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, tepatnya pada periode 13 hingga 19 Januari 2026. 

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer global, regional, dan lokal yang masih aktif.

BMKG menjelaskan, pada skala global fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan La Niña lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia dilansir dari Komoas.tv. 

Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di sebagian perairan Indonesia turut memperkaya suplai uap air ke atmosfer.

Aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprakirakan aktif melintasi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua, hingga Papua Selatan.

Kondisi ini dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut. 

BMKG juga mencatat gelombang ekuator seperti Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuator teramati aktif di Laut Sulu, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua dan Laut Arafuru, yang berkontribusi pada peningkatan aktivitas konvektif.

Selain itu, bibit siklon tropis 91W terpantau berada di Samudra Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot dan tekanan udara minimum 1007 hPa. 

Daerah konvergensi juga diprediksi memanjang di Kepulauan Riau, Riau, pesisir barat Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah tersebut.

Pada periode 13 hingga 15 Januari 2026, BMKG memprakirakan cuaca di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga lebat. Peningkatan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan. 

BMKG juga mengeluarkan peringatan siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan. 

Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan dapat terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, NTB, NTT, hingga sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Memasuki periode 16 hingga 19 Januari 2026, BMKG menyebut kondisi hujan ringan hingga lebat masih akan mendominasi. 

Wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang antara lain Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang, serta dampak turunannya seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi.

Tags BMKG Banten Hujan Deras Tangerang