Rabu, 11 Februari 2026

Tangani Cedera Kecelakaan Kerja, Bethsaia Hospital Serang Hadirkan Trauma dan Orthopedic Center

Ilustrasi cedera kecelakaan kerja(Freepik / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Perkembangan kawasan industri di Serang, Cilegon, dan sekitarnya mendorong meningkatnya aktivitas kerja serta mobilitas masyarakat setiap hari. 

Beriringan dengan itu, risiko cedera kerja dan kecelakaan industri juga cukup besar, baik di lingkungan kerja maupun dalam perjalanan menuju dan dari tempat bekerja.

Menjawab kebutuhan penanganan cedera yang lebih menyeluruh, Bethsaida Hospital Serang menghadirkan Trauma dan Orthopedic Center sebagai pusat layanan unggulan untuk penanganan trauma dan gangguan tulang serta sendi. 

Layanan ini didukung fasilitas medis modern dan tenaga dokter spesialis berpengalaman.

Dokter Spesialis Bedah Tulang Bethsaida Hospital Serang dr. Gustman Lumanda Sitanggang, Sp.OT mengatakan, banyak kasus cedera kerja yang awalnya terlihat ringan, namun berpotensi menimbulkan gangguan jangka panjang jika tidak ditangani dengan tepat.

“Banyak kasus cedera kerja terlihat ringan di awal, namun jika tidak diperiksa dengan tepat, dapat berkembang menjadi gangguan fungsi gerak jangka panjang. Karena itu, evaluasi medis sejak dini sangat penting,” jelas dr. Gustman.

Cedera yang biasa terjadi di lingkungan industri antara lain patah tulang akibat benturan atau tertimpa benda berat, dislokasi sendi, cedera ligamen dan tendon, cedera tulang belakang karena jatuh dari ketinggian, hingga cedera jaringan lunak seperti memar dan robekan otot.

Gejala yang perlu diwaspadai meliputi nyeri hebat, pembengkakan, perubahan bentuk tulang atau sendi, kesulitan menggerakkan anggota tubuh, hingga mati rasa.

Menurut dr. Gustman, terdapat masa krusial dalam beberapa jam pertama setelah cedera terjadi yang menentukan hasil pemulihan pasien.

“Penanganan awal yang tepat sangat berpengaruh terhadap hasil penyembuhan. Keterlambatan mendapatkan tindakan medis dapat meningkatkan risiko komplikasi dan memperpanjang masa pemulihan pasien,” tambahnya.

Trauma dan Orthopedic Center Bethsaida Hospital Serang dilengkapi layanan instalasi gawat darurat dan ambulans 24 jam, pemeriksaan radiologi, tindakan ortopedi untuk patah tulang dan cedera sendi, prosedur minimally invasive seperti arthroscopy, operasi rekonstruksi bila diperlukan, hingga rehabilitasi medik dan fisioterapi terintegrasi.

Setelah tindakan medis dilakukan, pasien memerlukan program terapi untuk mengembalikan kekuatan, fleksibilitas, serta fungsi gerak agar dapat kembali beraktivitas dan bekerja.

Direktur Bethsaida Hospital Serang dr. Tirtamulya Juandi menjelaskan, layanan ortopedi di Serang terhubung dengan layanan rehabilitasi medik di Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam satu sistem terpadu.

“Kolaborasi layanan orthopedi dan rehabilitasi medik antar unit Bethsaida Healthcare memastikan pasien tidak hanya sembuh dari cedera, tetapi juga kembali memiliki fungsi gerak yang optimal dan aman untuk beraktivitas kembali hanya dengan satu ekosistem layanan terintegrasi yang lengkap,” jelas dr. Tirtamulya.

Bethsaida Hospital Serang yang berada di bawah naungan Bethsaida Healthcare menyediakan dukungan diagnostik seperti X-ray, CT Scan, dan MRI, serta tim dokter spesialis ortopedi dan rehabilitasi medik. 

Layanan ini dihadirkan untuk memberikan penanganan cepat, tepat, dan terintegrasi bagi pasien yang mengalami cedera akibat kecelakaan maupun aktivitas kerja.

Tags Berita Kesehatan Bethsaida Hospital Kecelakaan Kerja Kesehatan di Banten