Selasa, 17 Maret 2026

PLN Siapkan Cadangan Daya 16.950 MW Saat Ramadan dan Lebaran 2026, PLTGU Cilegon Jadi Tumpuan

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) saat mengecek Central Control Room (CCR) atau ruang kendali utama Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon, Senin, 16 Maret 2026.(@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo meninjau sejumlah infrastruktur pembangkit strategis, termasuk PLTGU Cilegon, Banten, Senin, 16 Maret 2026.

Dalam peninjauan itu, Darmawan menyampaikan proyeksi beban puncak listrik nasional selama momen Idulfitri tahun ini diperkirakan mencapai 35.017 megawatt (MW). 

Sementara kemampuan pasok sistem kelistrikan nasional berada di angka 51.967 MW, sehingga tersedia cadangan daya sebesar 16.950 MW.

Darmawan mengatakan, PLN terus bersiaga untuk memastikan pasokan listrik tetap terjaga selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri di seluruh wilayah Indonesia.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), PLN terus siaga agar sistem kelistrikan andal untuk Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 di seantero Indonesia," ucap Darmawan.

Menurut dia, kesiapan tersebut merupakan hasil dari pemeriksaan menyeluruh yang telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari sektor pembangkitan hingga jaringan distribusi ke pelanggan.

“Kami juga sudah cek pasokan energi primer nasional aman, mulai dari batu bara, gas, hingga BBM. Pemeliharaan sistem transmisi dan gardu induk juga telah tuntas dilakukan jauh sebelum Ramadan dan Idulfitri” ujar Darmawan.

Untuk mendukung masa siaga RAFI 2026, PLN menurunkan 72.053 personel yang tersebar di 3.700 posko siaga di seluruh Indonesia.

Ribuan petugas itu didukung 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit sepeda motor operasional guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan kelistrikan.

"Petugas kami all out untuk terus menjaga agar suplai listrik aman di lapangan. Kami juga melakukan pengamanan berlapis di lokasi-lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, seperti tempat ibadah, titik transportasi, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit," imbuh Darmawan.

Selain personel, PLN juga menyiapkan berbagai perangkat pendukung operasional, mulai dari 2.005 unit genset, 773 unit UPS, 1.349 unit gardu bergerak, hingga 429 unit truk crane. 

Seluruh perlengkapan itu disiagakan untuk menjaga keandalan listrik selama periode Ramadan dan Lebaran.

“Dengan cadangan daya yang cukup, sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat dapat menikmati momen berkumpul serta menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tambah Darmawan.

Khusus untuk sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali), PLN memperkirakan beban puncak mencapai 22.453 MW. Adapun daya mampu pasok di sistem tersebut mencapai 33.497 MW, sehingga masih tersedia cadangan sekitar 11.044 MW.

Dalam kunjungan kerjanya, Darmawan juga meninjau kesiapan PLTGU Cilegon yang menjadi salah satu pembangkit penting penopang sistem kelistrikan di wilayah Jamali. 

Pembangkit yang dioperasikan PLN Indonesia Power itu memiliki kapasitas terpasang 740 MW, terdiri dari dua unit turbin gas masing-masing 240 MW dan satu unit turbin uap berkapasitas 260 MW.

PLTGU Cilegon berperan menopang keandalan subsistem 150 kilovolt Cilegon yang memasok kebutuhan listrik kawasan industri dan masyarakat di Banten, sekaligus terhubung dengan sistem interkoneksi Jawa-Bali.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernardus Sudarmanta memastikan seluruh unit pembangkit di PLTGU Cilegon dalam kondisi siap beroperasi selama masa siaga Lebaran.

"Seluruh unit mesin di PLTGU Cilegon dalam kondisi prima untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Kami telah menyiapkan personel siaga, memastikan keandalan peralatan, serta melakukan monitoring operasi secara intensif agar pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat dan industri," tutup Bernadus.

Tags Lebaran 2026 Listrik Tangerang PLN Banten PT PLN Persero