TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten, Andra Soni menyambut kedatangan 1.552 warga baduy yang datang untuk menyerahkan hasil bumi kepada Pemerintah Daerah (Bapak Gedhe) di Gedung Negara Provinsi Banten dalam tradisi Seba Baduy 2026 pada Sabtu 25 April 2026.
Penyambutan kedatangan warga Baduy atau yang biasa disebut Muka Panto ini merupakan rangkaian acara dalam Tradisi Seba Baduy.
Sebelum memasuki Gedung Negara Provinsi Banten, kedatangan 1.552 warga Baduy ini disambut, Drumband, Musik Etnik Gambang Kromong, Tari Cokek Tangerang, Barongsai, Petan Wewe, serta Pernikahan Adat Sunda.
Ritual Muka Panto ini juga turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, serta beberapa Duta Besar yang berada di Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Andra Soni mengatakan, tradisi ini merupakan ajang yang memperkuat hubungan antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat Baduy.
"Sampurasun, kami sebagai tuan rumah selaku bapak gede mengucapkan selamat datang di gedung Pemprov Banten, Rampes kepada dulur kami dari Baduy, terimakasih kami ucapkan kepada Pemerintah Lebak yang telah mengantarkan warga Baduy, semoga ritual seba ini menjadi wahana silaturahmi menguatkan persaudaraan kita semua," ujarnya.
Setelah disambut, ribuan warga Baduy tersebut dipersilahkan untuk memasuki Gedung Negara Provinsi Banten untuk beristirahat sembari menunggu rangkaian kegiatan persiapan Seba Inti.
Adapun rangkaian kegiatan Tradisi Seba Baduy setelah Muka Panto meliputi, Ritual Mandi, Ritual Inti Seba, Sarapan Bareng atau Memuluk serta Pelepasan Pulang.
Sementara itu, Jaro Pemerintahan Baduy, Oom menjelaskan Seba Baduy merupakan tradisi rutin yang selalu dilaksanakan selama ratusan tahun.
"Tradisi ini telah berjalan ratusan tahun, sehingga memang kami sebagai warga Baduy, tradisi Seba Baduy ini harus terus dijalankan," jelasnya.
Ia berharap, Seba Baduy bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga penggerak utama dalam kemajuan dan pembangunan Banten.
"Kami berharap silaturahmi bersama Bapak Gede (Gubernur Banten) dalam Seba Baduy tetap berjalan dan hal ini juga bisa menjadi penggerak kemajuan warga Banten," tutupnya.