TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengukuhkan momentum Milad ke-17 melalui pendirian Fakultas Kedokteran.
Kehadiran fakultas baru ini sebagai upaya dalam memperluas layanan pendidikan tinggi kesehatan serta mendukung pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Banten.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Rektor UMT, Dr. Desri Arwen, M.Pd., usai memimpin Sidang Senat Terbuka yang dilangsungkan di Aula Sudirman, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Senin 3 Agustus 2026, lalu.
Di usianya yang menginjak 17 tahun sejak memperoleh SK Pendirian pada 3 Agustus 2009, UMT menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat luas melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Progres Pendirian Fakultas Kedokteran Capai 90 Persen
Meski diakui membutuhkan persiapan yang kompleks dan pendanaan yang tidak sedikit, menuru Dr. Desri Arwen proses pendirian fakultas tersebut menunjukkan progres yang signifikan.
Rencana strategis pembukaan Fakultas Kedokteran di UMT saat ini berada di fase finalisasi.
"Izinnya sudah kita kantongi, sehingga pengabdian UMT akan semakin lengkap dan selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam memajukan Provinsi Banten. Persentasenya dalam proses pendirian telah mencapai sekitar 90 persen, dengan harapan mudah-mudahan tahun ini juga UMT sudah bisa menerima mahasiswa baru Fakultas Kedokteran," ujar Dr. Desri Arwen.
Targetkan World Class University Berbasis Industri Hijau
Selain Fakultas Kedokteran, UMT juga menargetkan transformasi menjadi universitas berkelas dunia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman serta berorientasi pada industri hijau (World Class University, Islamic, Based Green Industry).
"Jadi, UMT ke depannya menjadi universitas kelas dunia, islami, dan berbasiskan industri hijau. Tujuannya jelas, yakni memberikan kemanfaatan seluas-luasnya bagi seluruh segmen masyarakat," tambah Dr. Desri Arwen.
Saat ini, UMT menaungi sebanyak 36 program studi. Seluruh program studi tersebut diarahkan untuk senantiasa memberikan kontribusi positif melalui langkah-langkah yang inovatif, konstruktif, kontributif, serta solutif dalam dinamika kehidupan bermasyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Dr. Desri Arwen menegaskan kesadaran penuh lembaganya dalam membangun komitmen sinergi dan kolaborasi erat dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, serta berbagai elemen masyarakat, termasuk insan media yang dinilai memiliki peran vital dalam publikasi dan promosi institusi.
Dr. Desri Arwen menambahkan UMT juga terus mengkonsolidasikan kualitas dari 36 program studi yang dinaunginya saat ini. Lonjakan mutu tercermin dari perolehan akreditasi unggul di bawah kepemimpinannya.
"Awal saya menerima amanah sebagai rektor baru dua program studi yang unggul, institusinya belum unggul. Alhamdulillah pada periode ini, dari 2 sudah menjadi 9. Institusi dari B menjadi unggul. Jadi, ini adalah target ke depan, prodi-prodi yang ada ini kita unggulkan sehingga lebih optimal lagi dan memberikan pengabdian kepada masyarakat," jelasnya.