TANGERANGNEWS.com— Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Percepatan pembangunan jaringan listrik tersebut dilakukan untuk memperluas akses energi bagi masyarakat sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di wilayah sasaran.
General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy mengatakan, ketersediaan listrik dibutuhkan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan belajar, kebutuhan rumah tangga hingga usaha.
“Penyediaan akses listrik bagi seluruh masyarakat merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup, pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan pembangunan. Pada akhirnya, tujuan utama dari seluruh upaya ini adalah menghadirkan listrik bagi masyarakat secara merata, andal, dan berkelanjutan,” ujar Tonny.
Untuk mengejar target penyalaan pada akhir tahun, PLN bersama Kementerian ESDM dan pemerintah daerah melakukan koordinasi terkait usulan lokasi serta kesiapan pembangunan di Tangerang pada 7–8 Oktober 2026.
Ketepatan data lokasi dan kesiapan lahan menjadi salah satu hal yang dibahas untuk memastikan pembangunan jaringan dapat berjalan sesuai rencana.
Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Eri Nurcahyanto mengatakan, perluasan akses listrik membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama dalam memastikan kesiapan lokasi pembangunan.
“Pemerataan akses listrik membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PLN. Dengan perencanaan yang selaras dan dukungan seluruh pihak, kita berharap manfaat listrik dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar Eri.
PLN UID Banten menargetkan pembangunan di 16 lokasi tersebut rampung sebelum penghujung 2026 sehingga masyarakat di wilayah sasaran dapat segera memanfaatkan listrik untuk kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas usaha.