TANGERANGNEWS.com- Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Informasi penutupan ini disampaikan manajemen melalui akun Instagram resmi mereka.
"Berat rasanya mengatakan ini. Namun, seperti yang sudah diinfokan oleh Mintea2, seluruh cabang Menantea akan resmi tutup operasional per tanggal 25 April 2026," tulis manajemen melalui akun @menantea.toko, dikutip Selasa, 14 April 2026.
Menjelang penutupan, Menantea menggelar promo penjualan terakhir sebagai bentuk perpisahan kepada pelanggan.
Program ini berlangsung pada 10 hingga 24 April 2026 dengan penawaran harga khusus untuk setiap produk minuman.
Penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Jehian Panangian Sijabat yang juga terlibat dalam pengembangan bisnis tersebut.
Ia mengungkapkan, perjalanan usaha ini menghadapi berbagai kendala, termasuk ketatnya persaingan serta persoalan internal.
"Bagi kami ini adalah perusahaan pertama. Sayangnya, kami belum siap menghadapi sisi gelap dunia bisnis. Kami kurang melakukan background research terhadap calon partner bisnis, kami tidak rutin melalukan audit internal keuangan. Seiring berjalannya waktu, kami menemukan kesalahan dalam operasional Menantea," jelasnya.
Sementara itu, Jerome Polin mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari pengalaman mengelola usaha tersebut.
"Biggest lesson: Jangan gampang percaya sama orang, meskipun keliatannya udah berpengalaman, bisa aja nilep/menipu. Pastikan kita ngerti bisnisnya, dan bikin kontrak/perjanjian yang jelas di awal," ujarnya.