Senin, 22 Juni 2026

Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil) terkait Penguatan Ekonomi Digital yang digelar oleh Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Al-Jufri, di Panongan, Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu 17 Juni 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pesatnya pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di Indonesia membuka lebar keran peluang baru bagi masyarakat untuk mendulang penghasilan.

Salah satu model bisnis digital yang kini tengah naik daun dan dinilai sangat potensial menjadi sumber pendapatan alternatif yang menjanjikan bagi generasi muda serta pelaku UMKM adalah affiliate marketing (pemasaran afiliasi).

Peluang emas ekonomi digital ini menjadi sorotan utama dalam kegiatan Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil) yang digelar oleh Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Al-Jufri, di Panongan, Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu 17 Juni 2026.

Habib Idrus menilai, transformasi digital tidak boleh sekadar dipandang sebagai perubahan teknologi, melainkan sebagai momentum pemberdayaan ekonomi keluarga yang harus dimanfaatkan secara maksimal, karena sifatnya yang inklusif.

“Hari ini peluang ekonomi tidak lagi hanya bergantung pada toko fisik atau usaha konvensional. Dunia digital membuka ruang yang sangat besar, termasuk melalui affiliate marketing yang bisa diakses siapa saja,” ujarnya.

 

Solusi Cuan Tanpa Modal dan Stok Barang

Kelebihan utama dari sistem affiliate marketing ini adalah memotong hambatan klasik dalam memulai usaha, yaitu modal dan ketersediaan barang.

Melalui model bisnis ini, masyarakat khususnya anak muda, bisa mengantongi pendapatan hanya dengan membantu memasarkan produk orang lain melalui platform digital atau media sosial, tanpa harus menyetok barang terlebih dahulu atau mengeluarkan modal awal yang besar.

Meski demikian, kreativitas dan konsistensi tetap menjadi kunci utama untuk mengubah peluang digital ini menjadi pundi-pundi rupiah yang nyata.

“Anak-anak muda hari ini harus melihat dunia digital sebagai peluang. Dengan kreativitas, konsistensi, dan pemahaman yang baik, affiliate bisa menjadi sumber penghasilan yang nyata,” tambahnya.

Selain menguntungkan para pembuat konten (affiliate marketer) usia muda, ekosistem ini juga membawa angin segar bagi para pelaku UMKM.

Kolaborasi antara pemilik produk (UMKM) dan para agen pemasar digital (affiliate) dipandang sebagai strategi yang sangat efektif untuk mendongkrak omzet penjualan sekaligus memperluas jangkauan pasar secara instan.

“UMKM sekarang tidak cukup hanya punya produk yang bagus. Mereka juga harus bisa masuk ke ekosistem digital. Affiliate bisa menjadi salah satu jembatan untuk mempercepat pemasaran produk,” kata Habib Idrus.

Dalam sesi dialog interaktif yang didominasi oleh anak muda tersebut, para peserta tampak antusias dan menyampaikan aspirasi mereka mengenai kebutuhan pelatihan digital marketing, teknik penguatan identitas produk (branding), hingga kemudahan akses permodalan usaha berbasis digital.

Menanggapi hal tersebut, Habib Idrus menegaskan bahwa aspirasi ini akan menjadi catatan penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi nasional ke depan.

"Tujuannya jelas, agar masyarakat lokal tidak sekadar menjadi penonton atau konsumen, melainkan menjadi pemain utama yang memetik keuntungan langsung dari perputaran roda ekonomi digital," tutupnya.

Tags