Jumat, 10 Juli 2026

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Gedung kantor baru RANS Entertainment di kawasan BSD, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.(@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com – Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir. 

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis RANS untuk mengurangi ketergantungan terhadap dirinya dan Raffi Ahmad sebagai sumber utama pemasukan perusahaan.

Berdasarkan prospektus perusahaan, pendapatan RANS tercatat turun dari Rp437,81 miliar pada 2023 menjadi Rp410,50 miliar pada 2024. Pada 2025, angka tersebut kembali menurun menjadi Rp353,38 miliar.

Nagita menjelaskan, RANS sengaja melakukan diversifikasi usaha dalam beberapa tahun terakhir agar tidak lagi bergantung pada aktivitas dirinya dan Raffi sebagai brand ambassador.

"Memang itu salah satu cara kita, strategi kita untuk mengurangi ketergantungan terhadap saya dan Raffi," ujar Nagita dikutip dari CNN Indonesia, Jumat 10 Juli 2026.

Ia menyebut strategi tersebut berhasil menekan kontribusi pendapatan dari aktivitas brand ambassador, dari 24 persen pada 2023 menjadi hanya 14 persen pada 2025.

Di sisi lain, kontribusi dari lini bisnis nonmedia justru mengalami peningkatan. Hingga 2025, sekitar 51,76 persen total pendapatan RANS berasal dari sektor nonmedia.

"Jadi itu memang salah satu cara kita membuktikan bahwa memang risiko-risiko itu sudah kita lakukan terlebih dahulu supaya mengurangi risiko ketergantungan terhadap saya dan Raffi dan keluarga," katanya.

Ke depan, Nagita mengatakan RANS akan fokus mengembangkan bisnis berbasis kekayaan intelektual (intellectual property/IP), penyelenggaraan acara, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Memang kita fokusnya di IP based product, event, dan juga nanti penggunaan AI ke depannya," ujarnya.

Nagita menambahkan, rencana membawa RANS melantai di Bursa Efek Indonesia sebenarnya telah disiapkan sejak 2021, setelah perusahaan memperoleh investasi dari PT Indonesia Entertainment Group (IEG), anak usaha Emtek.

Menurutnya, keputusan untuk melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) tidak hanya didasarkan pada kesiapan internal perusahaan, tetapi juga prospek industri konten lokal, bisnis berbasis pengalaman, dan sektor perdagangan yang dinilai masih memiliki peluang besar.

"Dari situ kita melihat memang dua momentum ini yang bersamaan itu tidak datang dua kali. Jadi kita cukup yakin bahwa memang ini adalah saatnya kita untuk IPO," ucapnya.

Sementara itu, Raffi Ahmad mengatakan transformasi, bisnis dilakukan agar RANS dapat berkembang menjadi perusahaan yang tidak bergantung pada sosok pendirinya. 

Ia mengaku terinspirasi oleh Walt Disney yang berhasil membangun kerajaan bisnis berbasis kekayaan intelektual.

"Saya terinspirasi Walt Disney. Pemiliknya namanya Walt Disney punya Disneyland. Nah, anggap saja Walt Disney itu adalah Raffi Ahmad sama Nagita Slavina punya Disneyland, yaitu RANS," kata Raffi.

Menurut Raffi, berbagai produk dan karakter yang dimiliki keluarganya diharapkan dapat berkembang menjadi aset intelektual yang mampu menopang perusahaan dalam jangka panjang.

Tags Bisnis Hiburan Raffi Ahmad