Jumat, 2 Januari 2026

Sampah Malam Tahun Baru di Kabupaten Tangerang Capai 3.640 ton

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Volume sampah tahun baru di wilayah Kabupaten Tangerang diperkirakan mencapai 3.640 ton, akibat tingginya aktivitas masyarakat.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang Hari Mahardika menyatakan bahwa jumlah itu meningkat sekitar 40 persen dibanding hari bisa.

‎"Harian biasanya sampah kita 2.600 ton per hari. Kalo malam tahun baru biasanya naik 40 persenan," ujarnya, Kamis 1 Januari 2026.

‎Ia menyebut bahwa lonjakan volume sampah dipicu oleh tingginya aktivitas masyarakat dan meningkatnya konsumsi selama perayaan pergantian tahun, khususnya di kawasan hiburan dan ruang publik.

‎"Ini berhubungan dengan peningkatan sampah sejenis rumah tangga di tempat hiburan dan rekreasi publik," ujarnya.

Sementara untuk mengatasi lonjakan volume sampah tersebut, DLH Kabupaten Tangerang menyiagakan 300 petugas kebersihan.

Mereka ditempatkan secara tersebar di berbagai titik pusat perayaan malam Tahun Baru, termasuk di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang dan sejumlah area keramaian di wilayah pesisir utara Tangerang.

‎Kepala DLH Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menerangkan, ratusan petugas kebersihan tersebut ditempatkan secara tersebar di berbagai titik pusat perayaan malam Tahun Baru, termasuk di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang dan sejumlah area keramaian di wilayah pesisir utara Tangerang.

‎"Kalau untuk kawasan Citra Raya dan Gading Serpong itu ditangani oleh pengelola swasta, jadi itu cukup membantu kita," terang Ujat.

‎Selain itu, pihaknya juga menyiagakan sekitar 30 armada pengangkut sampah yang terdiri dari truk dan bentor.

‎Menurutnya, sampah pada malam Tahun Baru tersebut didominasi oleh sisa makanan atau food waste yang dikonsumsi oleh masyarakat.

‎"Otomatis dampak dari aktivitas masyarakat itu akan timbul sampah makanan, plastik dan semacamnya," tutur Ujat.

Tags