TANGERANGNEWS.com-Seorang Komika Mega Salsabilah mengaku tidak takut untuk terus mengkritik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang soal kebijakan - kebijakan yang dirasa janggal.
Padahal sebelumnya akun sosial medianya diserang habis - habisan oleh akun anonim yang diduga buzzer.
Mega mengungkapkan, dirinya diserang akun-akun anonim usai mengkritisi pelayanan publik dan infrastruktur yang ada di Kabupaten Tangerang.
"Saya menduga itu akun-akun yang enggak jelas profilnya, komentar hoax di postingan saya itu buzzer, kaya pesenan aja, tapi ini baru praduga saya," ujar Mega, Jumat 9 Januari 2026.
Meski begitu, Mega menyampaikan, dirinya tidak takut untuk terus mengkritisi kebijakan-kebijakan Pemkab Tangerang yang dirasa janggal.
"Selama saya masih merasa ada yang janggal, saya akan terus up fakta-fakta yang ada," tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid meminta agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) tidak bersikap anti terhadap kritik yang disampaikan netizen di media sosial, khususnya terkait pelayanan publik seperti administrasi kependudukan.
Ia mengucapkan, pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP telah dilimpahkan ke setiap kecamatan untuk memudahkan masyarakat.
Namun jika masih ada keluhan warga, pelayan publik harus memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.
"Jangan terpengaruh. Jalankan saja tugas untuk kepentingan masyarakat. Jika ada masukan atau kritik, jelaskan dengan baik dan responsif. Itu bagian dari upaya kita memperbaiki pelayanan," ucapnya, pada Selasa 6 Januari 2026.
Menurutnya, beban tugas sebagai pelayan publik memang cukup berat, tetapi ASN yang memiliki profesionalisme dan integritas tetap wajib melaksanakan tugas secara bertanggung jawab sesuai ketentuan dan norma.
"Kita sudah disumpah untuk mengutamakan kepentingan umum. Amanah itu berat, tetapi itulah kewajiban kita sebagai ASN," tutupnya.