Minggu, 11 Januari 2026

Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Ilustrasi penembakan.(@TangerangNews / Istimewa)

‎TANGERANGNEWS.com-Beredar sebuah video yang memperlihatkan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) di sebuah toko baju di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 WIB. 

‎Berdasarkan pantauan CCTV, terlihat komplotan curanmor beraksi dengan empat orang dengan dua motor dan hendak mengambil satu unit motor bermerk Honda Beat berwarna hitam, dengan nomor polisi-B 6915-JCM. 

‎Terlihat, satu orang pelaku berperan sebagai eksekutor, dan tiga orang lainnya bertugas mengamankan situasi. 

‎Namun, saat hendak melakukannya aksinya, komplotan pencuri itu ketahuan oleh Sunggodo seorang driver yang sedang menurunkan barang dan berada dibalik mobil ekspedisi. 

‎Sunggodo pun sontak langsung meneriaki komplotan tersebut. Namun saat hendak dikejar, salah satu pelaku yang berperan sebagai eksekutor langsung menodongkan senjata api yang diduga rakitan ke arah Sunggodo. 

‎"Setelah saya teriakin mereka pada kabur, cuma ada satu pelaku nodongin senjata api ke arah saya," ucap Sunggodo saat diwawancarai Tangerangnews, pada Sabtu 10 Januari 2026.

‎Sunggodo mengaku, langsung mengurungkan niatnya untuk mengejar pelaku sehabis ditodongkan pistol. Ia menyebut, warga juga tak ada yang berani mengejar komplotan curanmor tersebut. 

‎"Habis ngeluarin pistol saya udah enggak berani ngejar, daripada bahaya kan, yang penting motornya bisa saya selamatkan," akunya. 

‎Ia mengatakan, motor yang hendak dicuri tersebut merupakan milik salah seorang siswa yang sedang magang di toko baju itu. 

‎Sunggodo menyebut, pihak kepolisian sudah melakukan cek TKP usai adanya peristiwa tersebut. ‎"Itu motor yang punya anak PKL, kami belum sempat lapor, tapi polisi udah ada yang ngecek ke sini," katanya.

‎Di samping itu Kapolsek Curug, Kompol Kresna Ajie menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman atas kasus tersebut.  ‎"Saat ini masih kami dalami," singkatnya.

Tags