Sabtu, 14 Februari 2026

Pencemaran Sungai Cisadane Bunuh Biota Laut, Nelayan Tangerang Terpaksa Buang Hasil Tangkapan

Ribuan ikan di laut Kabupaten Tangerang mati diduga akibat pencemaran pestisida dari Sungai Cisadane.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Berbagai hewan laut seperti ikan, kerang, dan udang di perairan utara Kabupaten Tangerang, diduga mati karena pencemaran dari bahan kimia yang terbawa aliran Sungai Cisadane. 

‎Pencemaran tersebut disinyalir berasal dari sisa kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama di Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan.

Efek pencemaran tersebut menyebar di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, hingga Dadap, Kecamatan Kosambi.

‎Sekretaris Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia Kabupaten Tangerang Rosita mengatakan, pencemaran akibat bahan kimia itu turut memberikan dampak kepada hewan laut sejak Kamis 12 Februari 202 dan masih terjadi selama beberapa hari. 

Banyak tambak kerang dan udang milik nelayan yang berada di sekitar bibir pantai yang terdampak. Karena diduga telah terpapar zat kimia, akhirnya banyak hasil budidaya biota laut tersebut terpaksa dibuang. 

‎"Kalau di pinggir-pinggir itu tambak nelayan, satu nelayan itu hampir dua bak lebih tangkapannya yang kebuang," ujar Rosita pada Sabtu 14 Februari 2026.

‎Tidak hanya itu, Rosita juga menyebut kondisi air laut mengalami perubahan, terlihat berminyak dan mengandung partikel yang menempel.

Akibatnya, banyak nelayan memilih berhenti sementara mencari ikan karena khawatir hasil tangkapannya itu tidak layak dikonsumsi.

‎"Kita takutnya karena enggak layak konsumsi ya nanti kita disalahkan masyarakat. Sudah tahu ikan kena limbah kenapa diambil," jelas Rosita.

Tags