Minggu, 22 Februari 2026

Gempa 3,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Tangerang

Gempa berkekuatan 3,7 Magnitudo mengguncang Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 21 Februari 2026 malam. (@TangerangNews / Istimewa)

‎TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan gempa berkekuatan 3,7 Magnitudo mengguncang Kabupaten Tangerang pada Sabtu 21 Februari 2026.

‎Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia menuturkan, gempa gempa bumi dengan magnitudo 3,7 itu terjadi di wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada pukul 19.23 WIB.

‎Hartanto mengatakan, lokasi gempa berada pada koordinat 6,25 LS dan 106,46 BT atau sekitar 3 kilometer barat Kabupaten Tangerang, Banten, dengan kedalaman 161 kilometer. Gempa ini tergolong gempa berkedalaman menengah. 

‎Ia melanjutkan, gempa ini bersumber dari aktivitas subduksi, yaitu proses penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia (Sunda) di selatan Pulau Jawa. 

‎"Gempa pada kedalaman lebih dari 100 kilometer umumnya terjadi di dalam lempeng yang sedang menunjam (intraslab), sehingga tidak berkaitan langsung dengan aktivitas sesar aktif dangkal di wilayah daratan Banten maupun Tangerang" ujarnya.

‎Ia menuturkan, informasi awal BMKG mengutamakan kecepatan, sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring kelengkapan dan pemutakhiran data hasil analisis.

‎"Saat ini kami belum menerima adanya laporan terkait dampak maupun kerusakan akibat gempa bumi tersebut, dan gempa juga tidak dirasakan oleh masyarakat," tuturnya. 

‎Hartanto menyampaikan, pihaknya masih  terus  berkoordinasi dengan stakeholder terkait serta instansi teknis lainnya untuk mencari tahu dampak gempa tersebut pada masyarakat. 

‎"Apabila terdapat perkembangan atau laporan bahwa gempa tersebut berdampak dan/atau dirasakan masyarakat, akan segera kami sampaikan pembaruan informasi," ucapnya.

‎Hartanto menjelaskan, gempa di wilayah tersebut tidak berpotensi akan ada terjadinya gempa susulan. 

‎"BMKG terus memonitor gempa yang terjadi dan sampai saat ini tidak ada aktivitas kegempaan di wilayah tersebut," jelasnya. 

‎Namun, ia mengimbau agar masyarakat  tetap tenang, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG.

Tags