TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 89 kasus suspek measles atau Campak dan Rubella (MR) sepanjang tahun 2025.
Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan 89 suspek kasus tersebut tersebar di 12 kecamatan dengan setiap kecamatan mencatat 1-5 suspek kasus.
"Tertinggi ada di Kosambi dengan 12 kasus, dan 8 kasus di Teluknaga," ujarnya, Jumat 27 Februari 2026.
Hendra menuturkan, ke-89 suspek kasus ini terjadi pada balita akibat tidak melakukan imunisasi. Meski demikian, penyebaran Campak dan Rubella di wilayahnya masih dalam tahap terkendali.
"Kami akan gencar melakukan imunisasi virus tersebut guna mencegah penyebaran yang lebih luas sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," jelasnya.