TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana memberikan trauma healing pada siswa kelas 4 SD di Rajeg dengan inisial CS, 10 Tahun, yang menjadi korban penyerangan Orang Tidak Dikenal (OTK).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang Asep Suherman mengatakan, pihaknya bersama dengan kepolisian telah memberikan pendampingan pada korban tersebut.
"Kami dengan Kepolisian telah mendampingi korban yang menjadi penyerangan oleh OTK tersebut," ujar Asep, pada Senin 9 Maret 2026.
Selain itu, pihaknya berencana memberikan trauma healing untuk mengembalikan hidup normal anak tersebut pasca penyerangan oleh OTK. "Nanti si korban bakal kita kasih trauma healing," jelasnya.
Sebelumnya, korban diberitakan diserang dan barangnya dirampas oleh pelaku. Namun Kanit Resrim Polsek Rajeg IPDA Adi Sulpaturohman membantahnya.
"Tidak ada harta benda yang hilang dari korban, perkara tersebut bukan penjambretan murni penganiayaan atau kekerasan pada anak di bawah umur," ujar Adi pada Kamis 26 Februari 2026.
Adi menjelaskan, pihaknya masih masih melakukan penyelidikan pada kasus penyerangan oleh OTK yang menimpa siswi kelas 4 SD tersebut.
"Kami personel Reskrim Polsek Rajeg dan personil Reskrim Polresta Tangerang masih bekerja keras untuk mencari titik terang perkara tersebut," jelasnya.