TANGERANGNEWS.com-Bagi para perantau yang hendak kembali ke Jabodetabek dan Banten, sebaiknya pertimbangkan ulang untuk melintasi jalur Puncak.
Memasuki H+4 Lebaran 2026, Polres Cianjur resmi memberlakukan sistem satu arah (one way) menuju Bogor dan Jakarta lebih cepat dari jadwal biasanya, guna mencegah kemacetan total akibat wisatawan yang berbarengan dengan arus balik mudik.
Langkah tegas ini diambil bercermin pada kejadian H+3 atau Rabu 24 Februari 2025, di mana antrean kendaraan mengular hingga 18 kilometer.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan volume kendaraan pemudik yang bercampur dengan wisatawan masih sangat tinggi.
"Antrean kendaraan terjadi akibat volume pemudik tujuan balik meningkat, terutama di wilayah hukum Bogor dengan ekor antrean mendekati Puncak Pass-Cianjur. Maka, sistem satu arah kami berlakukan lebih cepat," ujar AKP Aang.
Beberapa titik yang terpantau padat merayap hingga terhenti di antaranya Jalan Raya Pacet-Cipanas, Pasar Cipanas, Pertigaan Cibodas dan Hanjawar serta Puncak Pass.
Imbauan Bagi Perantau
Mengingat tingginya kunjungan wisata ke kawasan Puncak-Cipanas sejak pagi hari, pihak kepolisian sangat menyarankan pemudik tujuan Jabodetabek dan Banten untuk tidak memaksakan diri masuk ke jalur utama Puncak.
"Kami minta pemudik yang hendak kembali ke perantauan menghindari jalur Puncak. Gunakan jalur alternatif agar tidak terjebak kepadatan yang diprediksi akan terus terjadi hingga malam," tambah Aang.
Rekayasa Lalin Situasional
Polres Cianjur telah menyiapkan berbagai skema rekayasa arus mulai dari Jalan Raya Bandung-Cianjur hingga kawasan Puncak Pass.
Perlu dicatat, sistem one way ini bersifat situasional. Jika antrean mencair, jalur akan dibuka normal dua arah, namun akan segera ditutup kembali jika kepadatan kembali memuncak.
Bagi Anda yang masih berada di wilayah Cianjur, pastikan memantau media sosial resmi kepolisian atau bertanya kepada petugas di lapangan sebelum memutuskan rute perjalanan pulang.