Selasa, 31 Maret 2026

Program BSPS Kejar Perbaikan 400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni pada 2026, di Tangerang 1.000 Unit

Peluncuran program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kabupaten Tangerang.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah menargetkan sebanyak 400.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dapat diperbaiki pada Tahun 2026.

‎Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia Maruarar Sirait mengatakan, saat ini program tersebut telah berjalan sebanyak 83.000 unit RTLH di seluruh Indonesia. 

‎"Dalam 1 tahun target perbaikan ada 400.000 total keseluruhan," ujar Ara, Selasa 31 Maret 2026.

‎Ara menjelaskan, alokasi dana yang digunakan untuk perbaikan RTLH ini tidak hanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja.

‎"Karena kita ada uang APBN, ada uang CSR dan itu berlomba-lomba untuk masyarakat," ujarnya.

‎Selain itu, Ara mengungkapkan, 400.000 unit rumah yang akan diperbaiki di tahun 2026 ini tidak termasuk bantuan bedah rumah yang akan dilakukan oleh pihak swasta. 

‎"Itu belum termasuk yang swasta ya, itu banyak sekali. Contoh Buddha Tzu Chi bantu 5.500 unit, Astra 3.250 unit, kemudian Djarum sekitar 2.900 unit, belum lagi yang lain-lain," ungkapnya. 

‎Ara menjelaskan, dalam program BSPS ini, masyarakat dilibatkan langsung dalam proses pemilihan material hingga pengelolaan anggaran, sebagai bagian dari upaya transparansi pemerintah.

‎"Tadi juga teman-teman bisa melihat bagaimana rakyat kita, kita didik bagaimana terbuka. Pilih toko bangunan ada empat, jangan cuma satu. Cari harga yang termurah, sama dicek sudah termasuk pajak enggak, ongkir enggak," jelasnya.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan pihaknya menargetkan perbaikan sebanyak 1.000 RTLH di wilayahnya untuk mendung program nasional tersebut. 

‎"Setiap tahun lebih dari seribu rumah. Program bedah rumah ini memang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat kita," tutupnya.

Tags