Rabu, 1 April 2026

Akibat Isu BBM Naik, Pengemudi Ojol Tangerang Rela Antre 45 Menit di SPBU

Puluhan kendaraan mengantre di SPBU Tigaraksa, Kabupaten Tangerang menyusul isu BBM naik, Selasa 31 Maret 2026, malam.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Pada malam hari, tampak kendaraan berbaris panjang di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

‎Puluhan kendaraan tampak berjejer dengan sesekali terdengar suara mesin yang bergerak perlahan di tengah antrean. 

‎Isu kenaikan harga pada Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2026, membuat banyak warga mengisi tangki motor mereka meskipun harus mengantre lebih lama dari biasanya. 

‎Di SPBU 34-15704 Tigaraksa misalnya, antrean kendaraan roda dua membentang hingga sekitar 30 meter. Sementara di jalur pengisian mobil, barisan truk dan kendaraan pribadi nyaris mencapai badan jalan.

Kondisi ini berbeda dari hari-hari biasa yang cenderung lebih lengang. 

‎Diantara antrean itu, Kariri, seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) tampak sabar menunggu giliran.  Pria berjaket ojol hijau ini mengaku telah menghabiskan waktu selama 45 menit hanya untuk mengisi bahan bakar. 

‎"Udah pada penuh semua, Gading Serpong, Citra Raya, ketemu yang agak renggang di sini, biasanya antre di sini paling 15 menit," ujarnya, pada Selasa 31 Maret 2026 malam.

‎Baginya, mengisi bahan bakar sebelum harga naik adalah upaya dirinya untuk bertahan hidup. Ia khawatir isu kenaikan harga BBM ini dapat membuat pengeluaran hariannya membengkak. 

‎Sebagai pengemudi ojol, Kariri mendapatkan penghasilan dari setiap perjalanan yang ia lalui. Ia bisa menghabiskan Rp80 ribu sehari untuk bahan bakar. 

‎Menurut Kariri, apabila kenaikan harga BBM akan benar-benar terjadi, biaya operasional yang sudah tinggi akan semakin menekan pendapatannya. 

‎"Kita dari argo hemat aja udah kena potongan, ditambah lagi BBM rencananya naik," imbuhnya. 

‎Kariri berharap, pihak aplikator dapat melakukan penyesuaian tarif apabila terjadi kenaikan harga BBM. "Harga BBM boleh naik, tapi argo disesuaikan juga dong," tutupnya.

Tags