Kamis, 2 April 2026

140 Kasus Campak dalam 3 Bulan, 180 Ribu Balita di Kabupaten Tangerang Bakal Diimunisasi

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang  mendorong tenaga kesehatan yang ada di wilayahnya agar melaksanakan imunisasi massal atau Outbreak Response Immunization (ORI) virus Campak usai terjadi peningkatan kasus virus Campak di wilayah tersebut. 

‎Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan, penularan kasus campak di wilayahnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada tahun 2025 ditemukan ada sebanyak 180 balita terpapar.

‎"Pada tahun 2026, dari Januari sampai Maret saja itu kita ada 140 kasus. Jadi itu meningkat," ujar Hendra Tarmizi pada  2 April 2026.

‎Ia menerangkan, terdapat tiga kecamatan dengan jumlah temuan kasus penularan virus campak terbanyak di Kabupaten Tangerang di antaranya yaitu Teluknaga, Pasar Kemis, dan Pagedangan. 

‎Oleh karena itu, imunisasi massal akan dilakukan secara serentak untuk bayi usia 9 bulan hingga 59 bulan. 

‎"Targetnya sekitar 180.000 balita, dua minggu ke depan kita akan laksanakan vaksinasi campak serentak di seluruh Puskesmas se-Kabupaten Tangerang," jelasnya. 

‎Hendra menegaskan, pelaksanaan ORI akan dilakukan secara menyeluruh kepada balita termasuk yang imunisasinya sudah lengkap.

‎"Itu untuk meningkatkan kekebalan anak kita, sehingga nanti mereka juga kalau ada paparan virus campak akan terhindar," jelasnya.

Imunisasi massal itu akan dilaksanakan pada pertengahan April 2026 mendatang di seluruh Puskesmas di Kabupaten Tangerang.

Tags