TANGERANGNEWS.com-Kepolisian masih mendalami kasus pencurian kabel counting head atau sensor persinyalan Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan Stasiun Daru-Parung Panjang, Kabupaten Tangerang.
Namun dalam proses penyelidikan, petugas mengalami kendala karena tidak adanya keberadaan kamera CCTV di lokasi pencurian. Karena itu, polisi belum bisa menemukan identitas pelaku.
"Jadi secara kasat mata di situ tidak ada CCTV, di lokasi tidak ada. Sudah saya pastikan pada saat kemarin saya datang ke TKP itu tidak ada," tutur Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana di Tangerang, Selasa 12 Maret 2026.
MenurutI Made, petugas melakukan pemanggilan sejumlah saksi dari petugas Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter untuk dimintai keterangan.
"Sementara pemeriksaan dari internal KAI, kita mintai keterangan Kepala Stasiun Daru, termasuk petugas keamanan stasiun yang mengecek lokasi atau TKP," jelasnya.
Ia mengatakan, pihaknya akan mempercepat pemeriksaan ini guna memudahkan proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
Menurutnya, aksi vandalisme berupa pencurian perangkat sensor perkeretaapian dapat membahayakan keselamatan lalulintas.
"Sudah kami laksanakan pemanggilan dan tim penyidik telah diperintahkan untuk dimintai keterangan semua saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut," jelasnya.
I Made menegaskan akan segera mungkin mengungkap identitas pelaku pencurian tersebut melalui bantuan keterangan saksi-saksi, baik dari internal KAI hingga masyarakat sekitar.
"Ya tentunya nanti dari langkah-langkah kami selanjutnya untuk melakukan penyelidikan, mencari keterangan para saksi. Nanti bisa kita himpun informasi sejauh mana untuk ciri-ciri pelaku itu," tuturnya.