Rabu, 13 Mei 2026

10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat ditanya waratwan soal keberadaan sejumlah tempat hiburan malam di area Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menanggapi polemik terhadap keberadaan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di area Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa. 

‎Berdasarkan rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), masyarakat, serta pemilik THM, Maesyal memutuskan untuk menutup THM tersebut.

Rapat tersebut dilakukan usai penggerudukan paksa masyarakat sekitar yang resah terhadap keberadaan THM, Selasa 12 Mei 2026 malam.

‎"Yang bersangkutan sudah menyatakan kami tidak akan melaksanakan aktivitas usaha hiburan lagi," ujar Maesyal, pada Rabu 13 Mei 2026.

Dalam rapat tersebut para pemilik THM itu bersedia diproses secara hukum apabila mereka beroperasi kembali.

‎Maesyal menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan warga untuk melakukan pembongkaran THM tersebut. 

‎"Besok kita bertemu warga dulu sebelum d eksekusi. Satpol PP juga sudah saya perintahkan agar melakukan pengawasan ke Kawasan Citra, atau tempat yang lain," tuturnya. 

‎Ketika ditanya THM yang luput dari pengawasan Pemkab Tangerang karena sudah 10 tahun berdiri, Maesyal hanya menyampaikan jawaban untuk tidak ada lagi tempat hiburan di area tersebut. 

‎"Kami sudah memberikan informasi kepada masyarakat, menyampaikan pemahaman tidak ada lagi hiburan di situ," ucapnya. 

‎Sebelumnya, ratusan warga menggeruduk lima THM serta warung remang-remang di area Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, pada Selasa 12 Mei 2026 malam hari. 

‎Salah seorang warga, Genzo menjelaskan THM yang berada di dekat Kantor Pos Tigaraksa, telah beroperasi sekitar sepuluh tahun. Ia berharap, kedepan tidak ada lagi tempat semacam itu di Kecamatan Tigaraksa. 

"Masa sih di kampung sebersih ini ada tempat hiburan malam yang seperti itu. Makanya warga itu resah, ingin membubarkannya," ujarnya.

Tags