Kamis, 11 Juni 2026

62 SPPG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Gegara Dana Operasional Belum Cair

Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang.(@TangerangNews / Istimewa)

‎TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang berhenti beroperasi sementara karena tertundanya pencairan dana operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tangerang Priyo Basuki mengatakan berhentinya operasional puluhan dapur tersebut terjadi sejak pekan ini. "Disetop karena anggaran belum turun, ada 62 SPPG," ujar Priyo, Rabu 10 Juni 2026.

‎Meski demikian, Priyo memastikan mayoritas dapur MBG di Kabupaten Tangerang masih tetap beroperasi. Saat ini terdapat 295 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah dan melayani ratusan ribu penerima manfaat program tersebut.

‎"SPPG tersebut melayani kurang lebih 700 ribu penerima manfaat," jelasnya.

‎Selain permasalahan dana, upaya pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi dapur MBG masih terus dikejar oleh BGN.

Tercatat, progres sertifikasi tersebut baru mencapai kisaran 40 persen dari total SPPG saat ini.

‎Priyo menjelaskan, ia belum dapat memberikan memberikan kejelasan lebih lanjut terkait dampak pergantian pimpinan pusat terhadap operasional SPPG daerah.

‎Diketahui, BGN baru saja mengalami pergantian kepemimpinan. Dalam Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tertanggal 8 Juni 2026, Naniek Sudaryati Deyang resmi dilantik sebagai Kepala BGN,

Dalam menjalankan tugasnya, ia akan didampingi oleh dua Wakil Kepala, yaitu Mayjen TNI Trenggono serta Agustina Arumsari.

‎Ketiga orang tersebut, menjadi pimpinan baru mengantikan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua pejabat lainnya, Lodewijk Pusung dan Sonny Sonjaya, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan sepeda motor serta sepatu. 

Tags