Kamis, 2 Juli 2026

BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Kondisi kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyebut modifikasi cuaca untuk membantu proses pemadaman di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akan sulit dilakukan. 

‎Menurut Kepala BMKG Wilayah II, Hartanto, berdasarkan hasil monitoring kondisi dinamika atmosfer, potensi terjadinya hujan di wilayah tersebut cukup rendah. Kondisi itu menyebabkan proses modifikasi menjadi tidak bisa dilakukan. 

‎"Sampai beberapa hari kedepan peluangnya masih kecil," ujar Hartanto, Rabu 1 Juli 2026.

‎Menurutnya, modifikasi cuaca baru bisa dilakukan jika terdapat awan yang memiliki kandungan air tinggi, sehingga bisa dilakukan proses penyemaian menggunakan garam dan memunculkan hujan. 

‎"Modifikasi cuaca dilakukan jika potensi pertumbuhan awan meningkat dan memungkinkan untuk dilakukan penyemaian," jelasnya. 

‎Ia menuturkan, saat ini proses pemadaman di TPA Jatiwaringin harus dilakukan dengan upaya lain seperti water bombing dan penyiraman oleh petugas pemadam kebakaran. 

‎"Peluangnya masih kecil, sehingga dilakukan upaya lain untuk pemadaman di lokasi," tuturnya.

‎Diketahui, kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin telah terjadi sejak Selasa, 30 Juni, namun hingga Rabu 1 Juli 2026 malam kobaran api masih menyala dengan dahsyat hingga menimbulkan kepulan asap yang masuk ke permukiman warga. 

Tags