TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau di lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yang sudah berlangsung selama dua hari.
Maesyal sempat diberikan bantuan tabung oksigen portabel diduga akibat menghirup kepulan asap kebakaran di area tersebut.
Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Maesyal Rasyid terlihat terduduk di sebuah sofa sembari dibantu memasangkan masker oksigen.
Saat diwawancara wartawan, Maesyal menjelaskan Pemkab Tangerang kini telah mengambil langkah dengan menambah personel serta meminta bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Jadi tadinya hanya 2 armada, karena (kebakaran) kali ini sudah menjalar ke mana-mana karena angin, sehingga kita tambah menjadi 15, termasuk PLTU juga membantu kami, juga armadanya. Dan hari ini, melalui BNPB, mau dibantu dengan program pemadaman melalui udara. Melalui heli water bombing ya, gitu kan. Jadi alhamdulillah," ujarnya, Kamis 3 Juli 2026.
Ia juga berharap penambahan armada darat dan bantuan helikopter pengebom air ini bisa mempercepat pemadaman titik-titik api yang masih menyala di tumpukan sampah.
"Mudah-mudahan dengan upaya-upaya ini akan segera teratasi. Mudah-mudahan juga kita minta kepada Yang Kuasa supaya turun hujan," tambahnya.
Guna mempercepat proses birokrasi dan pengerahan bantuan, Pemkab Tangerang telah menetapkan status darurat untuk bencana kebakaran ini.
Langkah ini diambil agar penanganan di lapangan bisa dilakukan secara cepat, taktis, dan menyeluruh.
Seelain itu, sejumlah warga yang tinggal dekat TPA telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman, salah satunya di Kantor Kepala Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, yang dijadikan posko pengungsian sementara.
"Seluruh unsur pimpinan daerah, mulai dari Kapolres, Dandim, hingga Satradar, terus bersiaga (standby) di lokasi bersama masyarakat untuk mengawal proses pemadaman hingga situasi benar-benar kondusif," tutup Maesyal.