TANGERANGNEWS.com- Gubernur Banten Andra Soni menyebut tingginya tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran yang masih berlangsung.
Menurutnya, ketinggian timbunan sampah di lokasi tersebut mencapai sekitar setara bangunan tujuh lantai sehingga menyulitkan petugas menjangkau titik api yang berada di bagian atas.
"Tingginya sampah di Jatiwaringin itu kurang lebih setara dengan bangunan lantai tujuh," kata Andra Soni, dikutip dari Detik, Jumat 3 Juli 2026.
Ia menilai dukungan helikopter water bombing sangat membantu proses pemadaman, terutama untuk menjangkau area yang tidak dapat diakses dari darat.
Andra juga mengingatkan bahwa tumpukan sampah tersebut berasal dari aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berakhir di TPA, tetapi juga berdampak pada sungai yang harus dibersihkan menggunakan anggaran pemerintah.
"Bapak, Ibu bisa bayangkan, itu adalah sampah yang kita produksi. Sebagian lagi banyak yang masuk ke sungai, sehingga banyak uang pajak Bapak, Ibu yang kita pakai untuk membersihkan sungai," ujarnya.
Selain proses pemadaman, Andra menekankan pentingnya kesiapsiagaan fasilitas penanggulangan kebakaran di setiap TPA di Provinsi Banten.
"Nanti setiap TPA di Provinsi Banten harus memiliki alat pemadam dan sumber atau tampungan air," ucapnya.
Ia sebelumnya juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca panas menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya kebakaran di TPA Jatiwaringin.
"Kebakaran ini terjadi beberapa hari yang lalu. Tumpukan sampah ini berada dalam kondisi cuaca yang, berdasarkan perkiraan BMKG, merupakan yang paling panas dan paling panjang kemaraunya dalam 30 tahun terakhir," ungkap Andra Soni.
Menurut Andra, perhatian utama saat ini adalah mengantisipasi keberadaan gas metana yang tersimpan di bawah timbunan sampah.
"Dari diskusi dengan pihak terkait, untuk antisipasi, ada pembatasan orang ke sana dan semuanya terkoordinasi. Pemerintah kabupaten dan kota juga turut turun membantu," tukasnya.