Minggu, 5 Juli 2026

Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, 1 Juli 2026.(@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

‎TANGERANGNEWS.com-Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali. 

‎Deputi Penangananan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Budi Irawan mengatakan, penundaan ini dilakukan lantaran tidak terdapat awan yang memenuhi syarat untuk disemai. 

‎Adapun, kondisi awan yang dapat disemai sehingga OMC dapat dilakukan meliputi awan yang memiliki kandungan air, kelembapan dan pertumbuhan yang tepat.

‎"Untuk modifikasi cuaca kita harus menunggu awan yang mengandung air," ujar Budi, di lokasi pada Minggu 5 Juli 2026.

‎Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), OMC baru bisa dilakukan sekitar satu minggu kedepan. 

‎Menurut Budi, pemadaman yang dilakukan akibat turunnya hujan lebih efektif dibandingkan pemadaman konvensional oleh petugas serta menggunakan helikopter water bombing.

‎"Informasi dari BMKG, dalam waktu dekat sekitar 6-7 hari lagi akan ada awan, kita ‎akan langsung lakukan. Itu cara paling efektif karena volume airnya tentu lebih ‎besar daripada water bombing," jelasnya. 

Sebelumnya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengatakan, OMC akan dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat pemadaman kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin.

‎"Jadi kemungkinan dari BMKG tadi, bahwa besok kemungkinan akan ada hujan tipis-tipis, sehingga mungkin dimungkinkan untuk melakukan OMC besok," ujar Diaz, saat meninjau lokasi, Sabtu 4 Juli 2026.

‎Diketahui, kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin telah berlangsung selama 6 hari. Kebakaran itu terjadi sejak Selasa, 30 Juni dan hingga Minggu 5 Juli 2026 api masih belum dapat dipadamkan.

Tags