Jumat, 10 Juli 2026

Jadi Juara Kelima Kali MTQ Banten di Tengah Kebakaran TPA, Bupati Tangerang: Kado Terindah

Kabupaten Tangerang meraih piala juara umum pada ajang MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Kabupaten Tangerang resmi ditetapkan sebagai juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-23 Tingkat Provinsi Banten yang berakhir Kamis 9 Juli 2026, malam.

Dengan perolehan 759 poin, kafilah Kabupaten Tangerang sukses mempertahankan gelar tersebut untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

Capaian ini diraih di tengah situasi kedaruratan di wilayah asal kafilah, yakni kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang hingga saat ini masih dalam tahap penanganan intensif oleh Pemkab Tangerang.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, menyatakan bahwa kondisi bencana di TPA Jatiwaringin tidak menyurutkan fokus para kafilah untuk berkompetisi.

Ia menilai prestasi ini merupakan capaian kolektif masyarakat di tengah tantangan penanggulangan bencana tersebut.

‎"Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali keluar sebagai juara. Ini merupakan salah satu kado indah di tengah riuk pikuk penanggulangan bencana kebakaran di TPA Jatiwaringin," ucapnya di Masjid Raya Al-Bantani, Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. 

Maesyal menjelaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari proses pembinaan terstruktur yang dilakukan sejak tingkat desa hingga kecamatan.

"Kita akan melakukan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan guna mempertahankan gelar pada tahun mendatang," jelasnya.

Pihak Pemkab Tangerang juga berencana memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah meraih prestasi.

Terkait target ke depan, Maesyal menyatakan akan meningkatkan intensitas pembinaan agar dapat mempertahankan gelar juara untuk keenam kalinya pada ajang MTQ tahun mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma, menyampaikan ucapan selamat kepada Kabupaten Tangerang atas raihan gelar juara umum untuk kelima kalinya.

Dimyati mengimbau agar momentum MTQ ini tidak sekadar dipandang sebagai ajang perlombaan, melainkan sebagai sarana strategis bagi seluruh pihak untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan.

"Selamat kepada Kafilah Kabupaten Tangerang yang telah berhasil keluar sebagai juara umum, disusul Kota Tangerang di posisi kedua, dan Kota Serang di posisi ketiga," ujar Dimyati.

Lebih lanjut, ia juga memberikan motivasi kepada kafilah dari wilayah lain yang belum berhasil meraih juara. Menurutnya, tujuan utama dari penyelenggaraan MTQ adalah menanamkan nilai-nilai Alquran sejak dini kepada generasi penerus serta mempererat silaturahmi atau ukhuwah Islamiyah di antara masyarakat.

"Bagi kafilah yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ada hal yang jauh lebih penting untuk terus dijaga dan digaungkan, yaitu peran serta semua pihak dalam menanamkan nilai-nilai Alquran dan mempererat ukhuwah Islamiyah," tegasnya.

Tags