Rabu, 29 Juli 2026

Atasi Kekeringan, Sumur Bor Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

Warga terdampak kekeringan di Desa Kosambi Dalam, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang antre air bersih dari PMI, Kamis 23 Juli 2026.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS..com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat sinergi dalam penanganan dampak kekeringan akibat musim kemarau panjang.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan solusi yang komprehensif, baik untuk penanganan darurat maupun berkelanjutan.

"Untuk jangka pendek, distribusi air bersih akan terus dilakukan secara rutin melalui Perumda Tirta Kerta Raharja agar kebutuhan harian masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau," ujarnya dikutip Rabu 29 Juli 2026.

Sementara itu, untuk solusi jangka panjang, Pemkab Tangerang dan Pemprov Banten telah membagi tugas guna menghindari tumpang tindih program.

"Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan instalasi penampungan air (toren) serta pengeboran sumur di titik-titik yang membutuhkan," katanya.

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan pihaknya telah mengerahkan Dinas ESDM untuk melakukan kajian dan penelitian mendalam guna menentukan lokasi serta kedalaman pengeboran sumur yang paling efektif.

Langkah ini dinilai krusial mengingat musim kemarau tahun ini tergolong panjang dan terik, sehingga meningkatkan potensi kekeringan di berbagai wilayah.

"Kami memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih dan air minum, tetap terpenuhi melalui suplai rutin PDAM. Secara bersamaan, kami berupaya menghadirkan solusi permanen melalui pengeboran sumur agar kemarau di masa mendatang tidak lagi menjadi kendala berat bagi warga," tuturnya.

Sebelumya diberitakan, BPBD Kabupaten Tangerang mencatat ada 14 Kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan dan sudah memasuki status waspada akibat fenomena kemarau ekstrem.

Lokasi itu di antaranya Kecamatan Cikupa, Cisauk, Cisoka, Kemiri, Kresek, Kronjo, Legok, Mauk, Pakuhaji, Sepatan, Sindang Jaya, Sukadiri, Sukamulya serta Teluknaga.

Sejauh ini ada sebanyak 6 kecamatan dan 8 desa terdampak kekeringan meminta suplai bantuan air bersih. 

Rincianya yakni Kelurahan Panongan di Kecamatan Panongan, Kelurahan Curug Kulon di Curug, Kelurahan Bojong Nangka di Kelapa Dua, Desa Gintung dan Desa Kosambi di Kecamatan Sukadiri, Serta Desa Jenggot dan Desa Dadap Dalam di Kecamatan Kronjo.

Dari 6 kecamatan yang meminta bantuan suplai air bersih, BPBD telah mendistribusikan air bersih untuk 2 kecamatan. Masing-masing kecamatan mendapatkan bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter.

Tags