Kamis, 30 Juli 2026

8.135 KK di Kabupaten Tangerang Alami Krisis Air Bersih

Warga terdampak kekeringan di Desa Kosambi Dalam, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang antre air bersih dari PMI, Kamis 23 Juli 2026.(@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya ada 8.135 Kepala Keluarga (KK) mengalami krisis air bersih akibat kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla. 

‎Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, berdasarkan data Rabu, 29 Juli 2026 ribuat KK terdampak kekeringan itu berasal dari 31 desa di 12 Kecamatan Kabupaten Tangerang.

‎Ia merinci kecamatan itu meliputi Legok, Tigaraksa, Panongan, Rajeg, Kronjo, Curug, Kelapa Dua, Cikupa, Sukadiri, Balaraja, Mekar Baru serta Pagedangan. 

‎"Dari 31 desa itu ada 41 titik lokasi. Jadi satu desa ada yang hanya satu titik, dua sampai empat," ujar Taufik, Kamis 30 Juli 2026.

‎Taufik menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti PMI, Perkim, PDAM, serta swasta untuk mendistribusikan bantuan air bersih pada warga yang terdampak.

Pihaknya juga tengah berfokus dalam menetapkan status siaga bencana kekeringan untuk meminimalisir dampak kemarau ekstrem ini. 

‎"Nanti kita akan buatkan dulu status siaga bencana kekeringan," ungkapnya.

‎Nantinya, saat status tersebut telah ditetapkan, Pemkab Tangerang akan melakukan modifikasi cuaca agar dampak dari bencana kekeringan ini tidak meluas.

‎"Tapi melihat kondisi hujan belum turun, pasti saya minta mencari terobosan," kata Taufik.

Tags